Personel alami keletihan, Wakapolri: Butuh tenaga baru perkuat penanganan pascabanjir Sumatera

Jeffrey Rawis
Jumat, 26 Desember 2025
2 menit membaca

PRIORITAS, 26/12/25 (Jakarta): Tingkat keletihan personel Polri yang telah bertugas di lokasi banjir Sumatera, mendapat sorotan Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Dedi Prasetyo.

Karena itu ia menegaskan perlunya penambahan personel baru guna memperkuat penanganan pascabencana.

“Tingkat keletihan secara psikologis dan fisik sudah sangat tinggi. Anggota-anggota kita sangat letih. Butuh tambahan tenaga baru, baik dari Mabes Polri maupun Brimob Nusantara,” ujar Wakapolri saat memimpin apel pemberangkatan personel penanggulangan bencana di Lapangan Bhayangkara, Jakarta, Jumat (26/12/25).

Selanjutnya, Dedi menjelaskan, personel Polri yang saat ini berada di wilayah terdampak bencana telah bertugas hampir satu bulan penuh. Terkait hal itu, diperlukan penguatan agar pemulihan pascabencana dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.

Menyiapkan tambahan personel dari sejumlah Polda

Selaras dengan hal tersebut, Wakapolri menyampaikan Asisten Utama Operasi (Astamaops) Polri, Komjen Pol Fadil Imran tengah menyiapkan tambahan personel dari sejumlah polda untuk diterjunkan ke lokasi bencana pada Januari hingga Februari 2026.

“Pak Astamaops sedang mendesain dan merencanakan, apabila masih kurang, personel dari Mabes Polri, Brimob Nusantara, dan Sabhara Nusantara juga akan kita persiapkan untuk berangkat,” kata Dedi.

Selain itu, ia juga menyoroti kondisi masyarakat terdampak yang masih berada dalam suasana Ibadah Natal, serta akan segera memasuki bulan suci Ramadan. Disebutnya, kondisi tersebut menuntut langkah penguatan agar pemulihan pascabencana berjalan maksimal.

Terkaitu pula, saat ini Polri memberangkatkan 1.500 personel untuk mendukung penanggulangan bencana alam di Sumatera, lengkap dengan berbagai peralatan pendukung. Pengiriman tersebut dilakukan atas permintaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Disebutkan, dari jumlah tersebut, dua batalion sebanyak 600 personel akan ditempatkan di Aceh Tamiang dan Aceh Utara. Selain itu, terdapat 900 personel Brimob Nusantara yang berasal dari Mabes Polri maupun satuan wilayah lainnya.

Dilapirkan, apel pemberangkatan digelar serentak di Jakarta dan daerah-daerah lain, sebagai bagian dari konsolidasi nasional penanganan bencana. “Total ada 1.500 personel yang akan kita berangkatkan hingga akhir tahun ini,” demikian Wakapolri. (P-*r/jr)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025