Perairan Karimun marak seludupan, Bea Cukai dinilai lemah dalam pengawasan

Johanes Christiaan
Selasa, 11 Maret 2025
DAERAH 0 367
1 menit membaca

PRIORITAS, 11/3/25 (Karimun): Perairan Karimun kembali menjadi sorotan akibat maraknya aktivitas kapal kayu dan speed boat yang diduga membawa barang selundupan dari Singapura dan Malaysia menuju berbagai wilayah di Sumatera.


Hasil pantauan PRIORITAS bersama Ormas Gerakan Penerus Pejuangan Merah Putih (GPPMP) saat melakukan perjalanan ke Tanjung Balai menunjukkan, kapal-kapal ini melintas bebas tanpa pengawasan dari pihak Bea Cukai Kanwil DJBC Kepri di Karimun.

Ketua GPPMP Kota Batam, Dewi Panjaitan menegaskan, banyak barang seperti rokok, elektronik, dan balpres masuk tanpa dokumen kepabeanan yang sah.

Warga Karimun juga mempertanyakan lemahnya pengawasan Bea Cukai, terutama terhadap kapal yang beroperasi pada malam hari.


Ormas GPPMP mendesak Kepala Kanwil DJBC Kepri untuk segera mengambil tindakan tegas guna menghentikan aktivitas penyelundupan yang semakin terang-terangan di wilayah ini. (P-Jff K)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan