Penyelenggara Miss Universe klarifikasi pernyataan Fatima Bosch

Rebecca Wilhelmina T
Minggu, 12 April 2026
3 menit membaca

PRIORITAS, 12/4/26 (New York, AS): Dari markas besar di New York, Amerika Serikat, Miss Universe Organization (MUO) menyampaikan klarifikasi atas pernyataan Fatima Bosch.


Fatima Bosch, Miss Universe 2025, saat berbicara dalam forum Mujeres que Transforman, atau “Wanita yang Mengubah”, di Santa Tecla, El Salvador, pada akhir Maret, menyampaikan pernyataan yang mengundang perhatian.

Pernyataan tersebut disampaikan Fatima Bosch menjawab pertanyaan seorang audiens tentang nasihat apa yang akan ia berikan kepada wanita yang mungkin mempertimbangkan untuk memasuki dunia kontes kecantikan. Wanita kelahiran Meksiko 25 tahun lalu itu, memberikan tanggapan yang menarik. “Yah, jujur ​​saja, saya tidak akan menyarankan sembarang orang untuk mengikuti kontes kecantikan,” katanya.

Bosch kemudian menekankan bahwa dampak yang dapat ditimbulkan oleh mahkota Miss Universe bergantung pada orang yang memakainya. “Jika Anda memiliki proyek penting — sesuatu yang ingin Anda berikan visibilitas — dan Anda melihat platform ini sebagai alat untuk melayani tujuan itu, maka lakukanlah,” katanya kepada audiens, seperti dilansir dari media AS People.com edisi Sabtu (12/4/26).


“Sejujurnya — dan saya percaya Tuhan menempatkan saya di sini — saya tentu tidak memilih untuk masuk dalam arti tradisional,” lanjutnya.

Alih-alih “sekadar” mendorong orang untuk berpartisipasi dalam kontes kecantikan, Bosch menyarankan mereka yang ingin terlibat dalam dunia kontes kecantikan untuk terlebih dahulu mengejar proyek yang mereka yakini dapat memberikan dampak yang langgeng.

“Bagi saya, ini sangat sulit sejak menang — terutama karena kontes-kontes ini tidak terbiasa dengan wanita ‘nyata’: seorang wanita yang tidak sesuai dengan ukuran yang mereka tuntut, atau seorang wanita yang benar-benar memiliki suara sendiri,” katanya kemudian. Ia lalu menyebut pengalaman menjadi Miss Universe “menakutkan.”

Klarifikasi MUO

Menanggapi komentar Bosch, Miguel Ángel Martínez, juru bicara Miss Universe Organization, mengatakan kepada people.com, “Pernyataan Fátima baru-baru ini telah menjadi subjek berbagai interpretasi di berbagai platform.”

“Dia telah mengklarifikasi bahwa niatnya bukanlah untuk mencegah partisipasi dalam kontes kecantikan atau mempertanyakan nilainya, tetapi lebih untuk menekankan bahwa itu adalah salah satu dari banyak jalan yang tersedia bagi wanita untuk mengekspresikan suara, tujuan, dan ambisi mereka,” ujar Martinez dalam pernyataan tersebut.

“Selama lebih dari tujuh dekade, Miss Universe telah menjadi platform global yang mendukung dan mengangkat perempuan di berbagai bidang,” lanjutnya.

Konfrontasi

Miss Universe Meksiko, Fatima Bosch, saat mengikuti kontes kecantikan Ratu Sejagad 2025 di Thailand pada November 2025 lalu. (Courtesy: AFP via Getty)

Perjalanan Fatima Bosch menuju penobatannya sebagai Miss Universe 2025 ditandai dengan beberapa kontroversi. Satu insiden yang paling terkenal adalah konfrontasi antara Bosch dan eksekutif kontes kecantikan, Nawat Itsaragrisil, selama acara pra-kontes di kompetisi Miss Universe 2025 di Thailand.

Pada awal November 2025, Itsaragrisil berbicara kepada para kontestan tentang harapannya agar mereka “mempromosikan negara tuan rumah” selama siaran langsung di halaman Facebook resmi kontes tersebut.

Itsaragrisil khususnya menyebut Bosch pada saat itu karena diduga menolak untuk berpartisipasi dalam sesi foto yang dimaksudkan untuk dibagikan oleh para kontestan di media sosial, meskipun Bosch berdiri dari kursinya untuk membantah klaim tersebut, namun tidak diberi kesempatan bicara.

Ketika Itsaragrisil bertanya mengapa Bosch masih berdiri, ratu kecantikan Meksiko itu menjawab ketus, “Karena saya punya suara.” Ia menambahkan, “Anda tidak menghormati saya sebagai seorang wanita.” Itsaragrisil lalu memanggil petugas keamanan, pada saat itu Bosch keluar dari ruangan sebagai tanda protes, dan beberapa kontestan mengikutinya.

Itsaragrisil kemudian meminta maaf atas pertengkaran sengit tersebut dalam sebuah video yang diunggah di Instagram-nya. Berbicara kepada para kontestan kontes kecantikan yang hadir saat itu, ia berkata, “Jika ada yang merasa tidak enak, jika ada yang merasa tidak nyaman. Jika ada yang terpengaruh, saya meminta maaf kepada semua orang.” (P-*/rwt)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan