Pemkab Minahasa konsultasi strategis di Kemenag RI untuk pertegas arah kebijakan keagamaan

Wolter Rumapar
Sabtu, 10 Januari 2026
DAERAH 0 382
2 menit membaca

Bupati Minahasa Robby Dondokambey, S.Si, MAP bersama Ketua TP-PKK Ny. Martina W. Dondokambey Lengkong, SE dan Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang, SS melakukan konsultasi dengan Sekretaris Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama RI, Pdt. Johni Tilaar, S.Th., M.Si di Jakarta, Kamis (8/1/26).

PRIORITAS, 10/1/26 (Minahasa): Pemerintah Kabupaten Minahasa menunjukkan keseriusan dalam mempertegas arah kebijakan keagamaan dengan membangun komunikasi strategis langsung bersama pemerintah pusat.

Konsultasi resmi dilakukan Bupati Minahasa Robby Dondokambey, S.Si, MAP, bersama Ketua TP-PKK Kabupaten Minahasa Ny. Martina W. Dondokambey Lengkong, SE

Bupatu juga didampingi Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang, SS, dengan Sekretaris Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama RI, Pdt. Johni Tilaar, S.Th., M.Si, di Kantor Kementerian Agama Republik Indonesia, Jakarta, Kamis (8/1/26).

Pertemuan strategis tersebut difasilitasi oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Kabupaten Minahasa, Pdt. Giovanny Rorora yang  diterima  Sekretaris Ditjen Bimas Kristen Kemenag RI.

Hal ini menegaskan keseriusan Pemkab Minahasa dalam mengawal isu keagamaan sebagai bagian integral dari agenda kebijakan daerah.

Konsultasi ini menjadi ruang konsolidasi kebijakan antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat, khususnya dalam penyelarasan program pembinaan kehidupan keagamaan Kristen, penguatan peran negara dalam pelayanan umat, serta dukungan terhadap agenda pembangunan rohani dan sosial kemasyarakatan di Kabupaten Minahasa.

Bupati Robby Dondokambey menegaskan, kebijakan keagamaan tidak dapat dilepaskan dari peran strategis negara dalam menjaga harmoni sosial, stabilitas daerah, serta keberlanjutan pembangunan.

“Pemkab Minahasa ingin memastikan bahwa arah kebijakan keagamaan di daerah sejalan dan mendapat dukungan penuh dari pemerintah pusat. Ini penting agar pembinaan umat tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi memiliki dasar kebijakan yang kuat dan berkelanjutan,” tegas Bupati.

Sementara itu, Sekretaris Ditjen Bimas Kristen Kementerian Agama RI, Pdt. Johni Tilaar, menyambut positif langkah proaktif Pemkab Minahasa yang dinilai konsisten membangun komunikasi kebijakan dengan pemerintah pusat.

“Kementerian Agama tentu membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah daerah yang memiliki komitmen kuat dalam pembinaan umat dan penguatan pelayanan keagamaan,” ujarnya.

Dikutip dari Sulutnews, pertemuan turut dihadiri Kepala Bagian Umum dan Kepala Bagian Protokoler Setda Kabupaten Minahasa. (P-*/wr).

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025