
HR-V Turbo RS salah satu jenis mobil yang dihentikan produksinya oleh PT Honda Prospect Motor (HPM).(Dok/mobil123.com)PRIORITAS, 29/12/25 (Jakarta): Tahun 2025, industri otomotif Indonesia mengalami pergeseran. Sejumlah pabrikan mulai aktif memasarkan tren elektrifikasi. Sebagai bagian dari strategi perusahaan, beberapa nama besar harus rela “pensiun” atau digantikan posisinya.

Bahkan terdapat pabrikan yang menghentikan produksi. Ada model mobl yang masih dijual, namun tinggal menyisakan stok saja.
Seperti misalnya Toyota, secara resmi mengalihkan fokus strategi Veloz sepenuhnya ke teknologi ramah lingkungan. Dengan peluncuran Veloz Hybrid di ajang GJAW 2025, produksi varian mesin bensin murni (ICE) resmi dihentikan.
Hal ini menjadi bagian dari strategi Toyota untuk mendorong adopsi kendaraan elektrifikasi. Bagi yang tetap menginginkan mobil bensin murni di segmen ini, Toyota mengarahkan konsumen ke Toyota Avanza. Stok unit Veloz non-hybrid di dealer saat ini hanya tinggal menghabiskan sisa pasokan dengan diskon besar mencapai puluhan juta rupiah.

“So far (Veloz non-hybrid) masih ada. Ya, produk strategi kan (kenapa Veloz non-hybrid disetop). Kalau mau yang ICE kan masih ada Avanza. Kalau mau hybrid sama elektrifikasi kita provide Veloz,” jelas Jap Ernando Demily, Marketing Director PT Toyota Astra Motor (TAM) seperti dilansir dari detik.com.
“Veloz jadi kayak khusus untuk hybrid. Jadi kita pakai nama Veloz,” kata Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Nandi Julyanto di ICE BSD City, Tangerang.
Sementara itu PT Honda Prospect Motor (HPM) tidak lagi memproduksi HR-V Turbo RS, varian tersebut tidak tercantum lagi dalam website resmi Honda.
“Iya (sudah tidak produksi HR-V Turbo RS),” kata Yusak Billy sebagai Sales & Marketing and After Sales Director PT Honda Prospect Motor di sela-sela peluncuran New HR-V di Jakarta.
Adapun Honda HR-V Turbo RS sebagai varian teratas pada waktu lalu tembus Rp 551,4 juta. Pada Juni 2025 ini, Honda tiba-tiba memperkenalkan HR-V e:HEV yang sudah dibekali teknologi hybrid. Dengan logo hybrid, keunggulan konsumsi BBM lebih irit, plus harganya lebih terjangkau ketimbang HR-V turbo. Seperti diketahui banderolan HR-V e:HEV RS sebagai trim tertinggi dijual Rp 488 juta.
Demikian juga dengan Tiggo 5X sudah tidak dipajang dalam situs resmi Chery Sales Indonesia sejak Maret 2025. Kehadiran Tiggo 5X seolah digeser oleh Tiggo Cross.
Pihak Chery Sales Indonesia (CSI) kini memprioritaskan produksi dan pasokan untuk Tiggo Cross karena permintaan pasar yang lebih tinggi, sehingga Tiggo 5X tidak lagi dipajang di situs resmi.
Jenis kendaraan yang pernah menjadi pilihan populer di segmen hatchback ini tidak lagi terdaftar di situs web resmi Suzuki Indonesia. Suzuki Baleno sudah tidak dikirimkan ke sealer sejak awal tahun 2025.
Sebagaimana dalam data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia, Baleno tidak dikirim ke dealer sejak 2025. Sementara penjualan total semester pertama 2025 sudah mencapai 1.956 unit. Mobil ini statusnya Completely Built Up (CBU) dari India.
Untuk hilangnya Baleno tidak lama setelah kemunculan Suzuki Fronx. SUV compact bergaya coupe itu ditargetkan laku 2 ribu unit dalam sebulan. Model ini diproyeksikan bakal menjadi salah satu tulang punggung penjualan Suzuki di Indonesia. (P-*r/am)

