Nuzulul Quran di Masjid Negara IKN gaungkan pesan ekologi dan perdamaian dunia

Johanes Christiaan
Senin, 9 Maret 2026
IKN KESRA Religi 0 289
2 menit membaca

PRIORITAS, 9/3/2026 (Nusantara): Ribuan jamaah menghadiri Peringatan Nuzulul Quran Nasional di Masjid Negara IKN, Sabtu (7/3/2026). Kegiatan yang berlangsung khidmat ini mengusung tema “Al-Quran, Amanah Ekologis dan Jalan Perdamaian Dunia” dan merupakan kolaborasi antara Kementerian Agama Republik Indonesia dan Otorita Ibu Kota Nusantara.

Rangkaian acara diawali dengan kegiatan Ngabuburead yang digagas oleh Kementerian Agama dengan tema “Seimbang Bekerja, Bijak Merawat Diri”. Tausiyah dalam kegiatan ini disampaikan oleh Ambia Dahlan yang menekankan pentingnya menjaga kesehatan mental serta menyeimbangkan tanggung jawab pekerjaan dan kehidupan pribadi, khususnya bagi generasi muda.

Menjelang waktu berbuka puasa, ribuan jamaah memadati aula masjid untuk mengikuti buka puasa bersama. Kebersamaan semakin terasa dengan sajian takjil khas masjid berupa Bubur Nusantara yang menjadi simbol keberagaman dan persatuan.

Para jamaah datang dari berbagai daerah di Kalimantan Timur, di antaranya Balikpapan, Samarinda, dan Penajam Paser Utara.

Acara dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Quran oleh Imranul Karim, Juara 1 Tilawah MTQ Internasional Bangladesh 2025, yang disertai saritilawah oleh Maulidia. Hikmah Nuzulul Quran disampaikan oleh Guru Besar Universitas PTIQ Jakarta, Darwis Hude.

Dalam tausiyahnya, Darwis Hude menjelaskan bahwa Al-Quran merupakan mukjizat yang tidak mungkin ditulis oleh manusia dan mengingatkan bahwa Ramadan menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas ibadah sekaligus menjaga harmoni alam sebagai bagian dari ciptaan Tuhan.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Republik Indonesia, Abu Rokhmad, menegaskan bahwa pesan utama dari peringatan Nuzulul Quran kali ini adalah pentingnya keseimbangan dalam kehidupan.

Sementara itu, Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Basuki Hadimuljono, menyampaikan rasa syukur karena masjid yang baru selesai dibangun tersebut langsung dimanfaatkan untuk kegiatan keagamaan berskala nasional.

Ia juga mengapresiasi Kementerian Agama Republik Indonesia yang menetapkan Masjid Negara IKN sebagai masjid kembar dengan Masjid Istiqlal di Jakarta.

Peringatan Nuzulul Quran di Masjid Negara IKN tidak hanya menjadi momentum spiritual bagi umat Islam, tetapi juga memperkuat peran IKN sebagai ruang perjumpaan masyarakat yang inklusif, religius, serta menjunjung nilai harmoni antara manusia, alam, dan perdamaian dunia. (P-*/bwl)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025