Ilustrasi stress pekerjaan bisa memicu manopause pria alias andropause. (iStockphoto)PRIORITAS, 11/11/25 (Chennai): Tak hanya wanita, pria juga bisa mengalami penurunan hormon seiring bertambahnya usia. Kondisi ini dikenal sebagai menopause pria atau andropause yang ditandai turunnya kadar testosteron secara perlahan.
Menurut konsultan andrologi mikrosurgikal dan urologi di Asian Institute of Nephrology and Urology, Chennai, Dr. Sanjay Prakash J, perubahan ini terjadi bertahap dan sering dipengaruhi gaya hidup serta penyakit kronis.
“Ketika kita mendengar kata menopause, yang langsung terlintas adalah perubahan fisik dan emosional pada wanita. Tapi, ya, pria juga mengalami versi mereka sendiri dari transisi hormonal yang disebut andropause atau penurunan testosteron akibat penuaan. Bedanya, proses ini tidak berlangsung tiba-tiba seperti pada wanita,” kata dia dikutip dari Hindustan Times, Senin (10/11/25).
Penurunan testosteron pada pria biasanya mulai terjadi sejak usia pertengahan 30-an, sekitar 0,4 persen per tahun. Dampaknya bisa terasa pada energi, gairah seksual, dan kondisi mental. Selain faktor usia, obesitas, stres, diabetes, serta konsumsi obat-obatan tertentu juga mempercepat menopause pria.
“Jadi, meskipun penuaan menjadi penyebab utama, faktor-faktor lain inilah yang membuat sebagian pria merasakan gejalanya lebih berat,” ujarnya.
No Comments