Data Integrated Road Safety Management System milik Korlantas Polri mencatat 3.517 kasus kecelakaan selama periode Posko Lebaran 13–29 Maret 2026 di berbagai wilayah.
“Angka kecelakaan tercatat 3.517 kejadian, jumlah kejadian mengalami penurunan sebesar 6,31 persen dibandingkan tahun sebelumnya,” ucap Menhub Dudy dalam penutupan Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu di Jakarta, Senin (30/3/26).
Walau angka kecelakaan menurun, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan perlunya evaluasi lanjutan guna meningkatkan keselamatan transportasi nasional.
Ia menambahkan, penurunan tidak hanya terlihat pada jumlah kejadian, tetapi juga tingkat fatalitas kecelakaan.
Korban meninggal dunia tercatat berkurang 31,19 persen, sedangkan korban luka berat turun 13,80 persen dibanding periode Lebaran sebelumnya.
Dudy Purwagandhi menilai capaian ini patut diapresiasi, namun tidak boleh membuat semua pihak cepat merasa puas.
Keselamatan menjadi prioritas utama
Ia menegaskan keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan transportasi, tanpa kompromi terhadap kelayakan sarana, kesiapan prasarana, serta kepatuhan pada standar operasional.
Dudy Purwagandhi juga menekankan pentingnya pelaksanaan ramp check secara konsisten, pengawasan lapangan, serta pengendalian lalu lintas yang terintegrasi guna menekan angka kecelakaan ke depan.
Selain itu, pemanfaatan teknologi dan sistem informasi akan terus dioptimalkan untuk mempercepat respons terhadap berbagai kondisi di lapangan. (P-*r/Zamir Ambia)