Asap mengepul di kota Puerto Vallarta, Meksiko setelah terjadi kerusuhan antara kartel narkoba dan pasukan pemerintah menyusul kematian bos kartel narkoba, El Mencho, (mexico newsdaily)PRIORITAS, 23/2/26 (Mexico City): Kerusuhan pecah di empat negara bagian Meksiko setelah bos (gembong) kartel narkoba yang paling kejam, Nemesio “El Mencho” Oseguera Cervantes, dibunuh petugas keamanan.
Para anak buah El Mencho yang marah, sengaja membakar sejumlah kendaraan, mobil tangki BBM dan fasilitas publik seperti stasiun pengisian bahan bakar umum, untuk menciptakan kondisi ‘horor’ di negara Amerika Latin itu.
Seperti dikutip Beritaprioritas.com dari Meksiko News Daily, hari Senin (23/2/26), pihak berwenang di negara bagian Jalisco telah mendeklarasikan “Kode Merah” di seluruh negara bagian.
Pemerintah pada hari Senin menutup sejumlah fasilitas umum seperti sekolah-sekolah di Jalisco dan Nayarit sebagai tindakan pencegahan sementara.
Semua penerbangan dari bandara Puerto Vallarta (PVR) dan Guadalajara (GDL) dialihkan hingga pemberitahuan lebih lanjut. Layanan bus di seluruh negeri juga telah dibatalkan.
Gubernur negara bagian tetangga Michoacán, Alfredo Bedolla, juga melaporkan 13 kotamadya mengalami kerusuhan serupa di seluruh negara bagian tersebut.
Surat kabar Milenio melaporkan kerusuhan lebih lanjut di negara bagian Veracruz, Guanajuato, Colima, Tamaulipas, Aguascalientes, dan Guerrero.
Sehari sebelumnya, aparat pemerintah Meksiko melakukan operasi penegakan hukum tingkat tinggi di kota Tapalpa dan menembak mati Nemesio “El Mencho” Oseguera Cervantes.
El Mencho adalah pemimpin Cartel Jalisco Nueva Generacion (CJNG) atau Kartel Generasi Baru Jalisco, kartel narkoba paling kejam dan brutal di Meksiko.
Kementerian Keamanan federal Meksiko telah mengumumkan langkah-langkah meredam kerusuhan dan mengatakan prioritasnya adalah untuk memastikan keamanan dan perlindungan warga negara.

Bos kartel narkoba CJNG, El Mencho, tewas akibat terkena sejumlah tembakan pasukan Meksiko.(cartelwatch)
Pos pemeriksaan
Gubernur Jalisco, Pablo Lemus Navarro, mengumumkan pasukan federal melakukan operasi di Tapalpa beberapa jam yang lalu, yang menyebabkan bentrokan di daerah tersebut.
Sebagai akibat dari operasi ini, di berbagai titik di wilayah tersebut dan di bagian lain Jalisco, sejumlah orang membakar dan memblokir kendaraan untuk menghalangi tindakan pihak berwenang.
“Saya telah memberikan instruksi untuk segera membentuk komite keamanan dengan pejabat dari ketiga tingkatan pemerintahan dan mengaktifkan kode merah untuk mencegah tindakan terhadap penduduk”, kata Navarro.
Tentara dan petugas hukum menggelar pos pemeriksaan di seluruh ibu kota negara bagian, Guadalajara.
Kedutaan Besar AS di Mexico City telah menginstruksikan warga di Negara Bagian Jalisco (termasuk Puerto Vallarta, Chapala, dan Guadalajara), Tamaulipas, Michoacán, Guerrero dan Nuevo León untuk berlindung di tempat sampai pemberitahuan lebih lanjut.
Di Puerto Vallarta, kepulan asap hitam tebal membubung dari kota, di mana lebih dari 10 kendaraan dilaporkan dibakar di berbagai titik di seluruh wilayah tersebut.
Layanan transportasi umum di kota resor Pasifik tersebut telah menghentikan operasinya sebagai tindakan pencegahan.
Hotel-hotel di seluruh Puerto Vallarta dilaporkan menyarankan para tamu untuk tetap berada di dalam ruangan, sementara beberapa bisnis tutup sementara.
Warga di seluruh Jalisco menerima peringatan tidak resmi melalui grup obrolan yang mendesak untuk tetap berada di dalam rumah dan menghindari perjalanan yang tidak penting.
Pasukan keamanan terlihat terlihat berjaga-jaga dengan senjata di seluruh negara bagian, meskipun informasi operasional terperinci masih terbatas.

Bos kartel CJNG Nemesio Rubén Oseguera Cervantes, yang dikenal sebagai El Mencho, adalah buronan paling dicari AS dan Meksiko. (dea-as)
Buronan AS
Angkatan Darat dan pasukan federal Meksiko membunuh pemimpin kartel Jalisco ‘El Mencho’ tewas dalam operasi besar di daerah pegunungan, tempat ia bersembunyi di Tapalpa, sekitar 90 kilometer selatan Guadalajara, ibu kota negara bagian tersebut.
Mantan polisi Meksiko yang dipecat itu, berubah menjadi monster kejam saat mendirikan kartel narkoba CJNG.
Dengan uang hasil perdagangan narkoba, El Mencho membuat pasukan bersenjata diduga berkekuatan sekitar 5.000 orang.
Ia menguasai Meksiko terutama di Jalisco, Colima, Michoacán, dan negara bagian lainnya.
Ia juga memainkan peran kunci dalam penyelundupan metamfetamin dan fentanil ke Amerika Serikat.
Ia bahkan menjadi buronan paling dicari Amerika Serikat (AS), karena melakukan berbagai penculikan, penyiksaan dan pembunuhan. AS menawarkan 10 juta dolar untuk penangkapan dirinya.
Kementerian Pertahanan Meksiko mengatakan selama operasi penangkapan El Mencho, pasukan militer Meksiko diserang dan terpaksa membela diri.
Empat anggota CJNG tewas dalam baku tembak tersebut. Tiga lainnya, termasuk El Mencho, mengalami luka parah. Ia diterbangkan ke Mexico City tetapi meninggal dalam perjalana.
Selain intelijen militer Meksiko, otoritas Amerika Serikat juga memberikan informasi yang digunakan untuk melaksanakan operasi tersebut, kata kementerian itu.
Angkatan darat dan pasukan federal Meksiko terus melakukan operasi aktif di beberapa negara bagian, untuk memperkuat keamanan menyusul peristiwa paling signifikan dalam perang melawan perdagangan narkoba tersebut. (P-Jeffry W)