Mayoritas sektor saham menguat 0,71 persen pada sesi I IHSG hari ini

Zamir Ambia
Selasa, 10 Maret 2026
2 menit membaca

PRIORITAS, 10/3/26 (Jakarta): Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 0,71 persen atau bertambah 52,146 poin menjadi 7.389,516 pada jeda perdagangan sesi I, Selasa (10/3/26). Kenaikan indeks berlangsung di tengah dominasi saham yang bergerak menguat dibandingkan yang terkoreksi.

Data perdagangan menunjukkan IHSG dibuka di level 7.443,046, dengan posisi tertinggi sempat mencapai 7.499,824 dan terendah di 7.372,823. Sepanjang perdagangan, volume transaksi tercatat 22,304 miliar saham dengan nilai Rp10,620 triliun serta frekuensi transaksi sebanyak 1,255 juta kali.

Sebanyak 443 saham tercatat menguat, sementara 227 saham mengalami pelemahan dan 145 saham bergerak stagnan. Pada saat yang sama, kapitalisasi pasar mencapai Rp13.256,383 triliun.

Bahan baku mengalami penguatan

Kenaikan IHSG ditopang mayoritas indeks sektoral yang bergerak di zona hijau. Sektor bahan baku (basic materials) menjadi pendorong utama setelah mencatatkan penguatan 3,08 persen.

Kenaikan berikutnya diikuti sektor industri yang naik 2,49 persen, sektor barang konsumsi siklikal bertambah 1,47 persen, sektor transportasi dan logistik menguat 1,15 persen, serta sektor properti yang meningkat 1,11 persen.

Selain itu, sektor keuangan turut mencatat kenaikan 0,47 persen, sektor kesehatan naik 0,45 persen, sektor barang konsumsi nonprimer menguat 0,42 persen, dan sektor teknologi bertambah 0,27 persen.

Sektor energi mengalami penurunan

Di sisi lain, sektor energi menjadi satu-satunya sektor yang bergerak di zona merah dengan penurunan sebesar 0,16 persen.

Dalam daftar saham dengan kenaikan tertinggi, PT Indo Premier Investment Management (XISB) memimpin setelah melonjak 34,29 persen.

Selanjutnya, PT Danasupra Erapacific Tbk (DEFI) mencatat kenaikan 26,58 persen, diikuti PT Eka Sari Lorena Transport Tbk (LRNA) yang menguat 25,71 persen. PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA) turut naik 23,89 persen, sementara PT Batulicin Nusantara Maritim Tbk (BESS) bertambah 21,83 persen.

Di sisi lain, sejumlah saham mencatat penurunan terdalam. PT Pinnacle Persada Investama (XPLQ) memimpin pelemahan setelah turun 14,94 persen, disusul PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk (RMKO) yang melemah 14,74 persen. PT Indospring Tbk (INDS) turun 14,62 persen, PT Hotel Fitra International Tbk (FITT) terkoreksi 14,39 persen, serta PT Aracord Nusantara Group Tbk (RONY) yang turun 14,03 persen. (P-*r/Zamir Ambia)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025