Lompat ke konten
Minggu, 11 Oktober 2026
Breaking
OLAHRAGAMotoGPSportainment

Maximo Quiles: Kenali Sang Juara Dunia Moto3 2026, calon bintang masa depan!

Harley DT4 menit baca
Bagikan
Maximo Quiles: Kenali Sang Juara Dunia Moto3 2026, calon bintang masa depan!
Maximo Quiles, Juara Dunia Moto3 musim 2026. Prestasi luar biasa - sudah mengunci gelar Juara Dunia saat kejuaraan masih tersisa 5 seri - diukir Quiles di Sirkuit Mandalika, NTB, Indonesia. (Courtesy: motogp.com)

PRIORITAS, 11/10/26 (Mandalika, NTB): Pembalap bernomor #28 ini mengunci gelar juara dengan kemenangan di Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB) Minggu (11/10/26). 

Maximo Quiles (CFMOTO Gaviota Aspar Team) adalah Juara Dunia Moto3 2026! Ia telah menunjukkan kecepatan luar biasa dan kemampuan balap yang piawai sepanjang musim untuk mengamankan gelar juara, yang dikuncinya lewat kemenangan dominan di Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026. 

Quiles menjadi pembalap keempat dalam sejarah yang berhasil merengkuh titel Kejuaraan—di kelas mana pun—saat musim masih menyisakan lima balapan, bergabung dengan Marc Marquez, Giacomo Agostini, dan Mike Hailwood.

Calon bintang masa depan

Quiles, lahir pada 2008, memulai karier balapnya sejak usia dini. Ia mencuri perhatian saat membalap dengan minibike, lalu meniti jenjang karier balap di Spanyol.

Talentanya terlihat jelas ketika melangkahkan kaki ke paddock MotoJunior dan debut di European Talent Cup 2021.

Luar biasa! Itulah satu-satunya kata yang tepat untuk menggambarkan musim debutnya. Ia mencatatkan lima podium, termasuk tiga kemenangan, yang berujung gelar juara.

Mempertahankan performa impresif pada dua musim berikutnya, Quiles kembali meraih kemenangan pada 2022 dan bersaing lagi memperebutkan gelar juara pada 2023.

Bergabung dengan Aspar Team, bintang Spanyol itu membubuhkan lima kemenangan dan membuktikan kualitasnya yang sesungguhnya. Quiles pun sukses kembali merebut titel European Talent Cup 2023.

Tantangan baru naik kelas

Musim 2024 membawa tantangan baru saat ia naik kelas ke JuniorGP World Championship. Quiles langsung tampil memukau dengan memenangi balapan penutup musim dan mengamankan peringkat ketiga klasemen akhir.

Selain kiprahnya di paddock MotoJunior, ia juga berkompetisi di Red Bull MotoGP Rookies Cup selama tiga musim. Dengan dua kali menempati peringkat ketiga klasemen akhir serta mengoleksi tujuh kemenangan selama beraksi di ajang ini, nama Quiles kerap menjadi sorotan.

Melihat potensi besarnya, Aspar Team lalu merekrutnya untuk 2025—menandai langkah Quiles menuju ajang Kejuaraan Dunia Moto3.

Sensasi rookie

Musim debutnya sungguh luar biasa. Kiprahnya baru dimulai di COTA, karena Quiles awalnya masih terlalu muda untuk berkompetisi pada dua putaran pembuka.

Ia finis kelima pada balapan perdananya, namun kemudian harus melewatkan dua putaran akibat kecelakaan saat latihan, sebelum akhirnya kembali membalap di Le Mans.

Tak butuh waktu lama baginya untuk tancap gas. Quiles meraih podium di Silverstone dan Aragon, lalu mencatatkan kemenangan perdananya di Mugello.

Menutup musim 2025 dengan tiga kemenangan, sembilan podium, dan dua pole position merupakan pencapaian impresif dalam rekam jejaknya, sekaligus menjadi modal kuat untuk memburu gelar juara.

Momen penobatan Quiles

Awal 2026 berjalan sangat baik bagi Quiles. Ia memenangi empat dari enam balapan pembuka dan naik podium dua kali. Kemenangan di Balaton Park dan Assen semakin memperkuat momentumnya dalam perebutan gelar—memperlebar keunggulannya menjadi 104 poin—menjelang jeda musim panas di Sachsenring.

Namun, perjalanan sang pemimpin klasemen tidak selalu mulus. Ia mengalami kecelakaan pada sesi Q2 di Silverstone dan harus absen dalam sisa akhir pekan balapan akibat patah tulang selangka kanan.

Lantas, bagaimana Quiles bangkit dan merespons situasi itu? Dengan memenangi balapan berikutnya di MotorLand Aragon untuk menegaskan ambisinya—bahwa upayanya merengkuh titel Kejuaraan Dunia belum berakhir.

Quiles mempertahankan performa gemilangnya di Misano dan Red Bull Ring. Ia mencatatkan tiga kemenangan beruntun, memperlebar keunggulan menjadi 131 poin, dan membuka peluang untuk mengunci gelar juara pertamanya di Jepang.

Masa depannya mungkin sudah dipastikan—dengan sang pembalap Spanyol mengonfirmasi kepindahannya ke Moto2 musim 2027—namun misinya di Moto3 belum usai.

Finis kedua di Motegi—di tengah tekanan peluang mengunci gelar juara untuk pertama kalinya—memang mengesankan, tetapi rival terdekatnya dalam perebutan gelar, David Almansa (Liqui Moly Dynavolt Intact GP), melakukan perlawanan sengit pada saat-saat terakhir yang memaksa Quiles harus bersabar menanti gelar juara.

Pusat perhatian di Mandalika

Momen bagi #28 untuk menjadi pusat perhatian akhirnya tiba di GP Indonesia. Quiles langsung memimpin sejak awal, berhasil lolos dari kemelut perebutan podium di rombongan besar.

Ia tetap tenang hingga garis finis untuk meraih kemenangan ke-10 musim ini, sekaligus mengukuhkan dirinya sebagai Juara Dunia Moto3 2026.

Selamat, Maximo! (P-*/hdt)

Komentar

Rekomendasi untuk Anda

Pasang iklan Anda di sini

Jangkau pembaca Berita Prioritas melalui salah satu kanal berita paling aktif di wilayah ini.

Email Kami