Maganghub angkatan II resmi dibuka, Kemnaker tambah kuota 150 ribu peserta dan sertifikasi kompetensi gratis

Giovanni Riung
Rabu, 1 Juli 2026
EKBIS 0 216
3 menit membaca

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Republik Indonesia Prof. Yassierli, Ph.D (Dok. Humas Kemnaker).

PRIORITAS, 1/7/2026 (Jakarta): Menteri Ketenagakerjaan Yassierli bersama Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya meluncurkan Program Pemagangan Nasional (MagangHub) Angkatan II Tahun 2026 di Jakarta, Senin (29/6/2026). Pemerintah meningkatkan kuota peserta dari 100 ribu menjadi 150 ribu orang untuk memperluas kesempatan lulusan perguruan tinggi memperoleh pengalaman kerja sekaligus mempercepat transisi menuju dunia kerja.

Peningkatan kuota dilakukan setelah evaluasi pelaksanaan MagangHub Angkatan I menunjukkan hasil positif dalam mendukung penyerapan tenaga kerja. Pemerintah juga menyempurnakan penyelenggaraan program agar semakin sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.

“Ini tentu menjadi kabar baik bagi adik-adik kita yang baru lulus dari perguruan tinggi. Penambahan kuota ini merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk memperluas kesempatan kerja sekaligus memperkuat transisi lulusan perguruan tinggi menuju dunia kerja,” kata Yassierli.

Selain menambah jumlah peserta, Kementerian Ketenagakerjaan memperkuat kualitas program melalui proses verifikasi kebutuhan magang yang diajukan perusahaan, kementerian, dan lembaga. Verifikasi dilakukan untuk memastikan posisi yang tersedia sesuai dengan kompetensi dan latar belakang pendidikan calon peserta.

Seleksi mitra penyelenggara juga dilaksanakan secara ketat agar peserta memperoleh pengalaman kerja yang relevan dengan kebutuhan industri serta memiliki peluang lebih besar untuk mengembangkan karier setelah menyelesaikan masa pemagangan.

Seluruh peserta yang berhasil menyelesaikan Program Pemagangan Nasional (MagangHub) akan memperoleh fasilitasi sertifikasi kompetensi secara gratis sesuai bidang keahlian masing-masing. Fasilitas tersebut diharapkan meningkatkan daya saing lulusan melalui pengakuan kompetensi yang dibutuhkan dunia usaha dan industri.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada kementerian, lembaga, dunia usaha, serta seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan program ini. Pemagangan merupakan salah satu program prioritas yang mendapat arahan langsung dari Presiden. Karena itu, kami terus melakukan penyempurnaan agar manfaatnya dapat dirasakan semakin luas,” ujar Yassierli.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan MagangHub Angkatan II dirancang lebih inklusif dengan membuka kesempatan bagi lulusan baru perguruan tinggi, lulusan pendidikan profesi, serta penyandang disabilitas. Kebijakan tersebut bertujuan memperluas akses terhadap kesempatan kerja yang setara sekaligus memperkuat keterhubungan antara dunia pendidikan dan dunia industri.

“Pemerintah ingin memastikan lulusan perguruan tinggi memiliki kesempatan yang lebih luas untuk memasuki dunia kerja. Karena itu, program ini tidak hanya memperkuat keterampilan dan pengalaman kerja, tetapi juga membuka akses yang lebih inklusif agar semakin banyak anak muda memperoleh peluang kerja yang layak,” ujar Teddy.

Pendaftaran mitra penyelenggara dan pengajuan lowongan melalui platform SIAPKerja dibuka pada 29 Juni–15 Juli 2026. Pendaftaran peserta berlangsung pada 15–28 Juli 2026, dilanjutkan proses seleksi pada 29 Juli–5 Agustus 2026. Peserta yang lolos mulai menjalani pemagangan pada 10 Agustus 2026, sementara Kick Off MagangHub Angkatan II Batch I dijadwalkan berlangsung pada 11 Agustus 2026.

Program MagangHub Angkatan II menjadi salah satu upaya pemerintah memperkuat link and match antara dunia pendidikan dengan dunia usaha dan industri, meningkatkan kompetensi tenaga kerja muda, memperluas kesempatan kerja yang inklusif, serta mendukung peningkatan penyerapan tenaga kerja nasional. (P-*r/Humas Kemnaker/Gio R)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025