
Pelepasliaran burung oleh Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail bersama Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Reda Manthovani di Pantai Boliohuto, Kabupaten Boalemo, Kamis (13/8/26). (‘Courtes’ Antara/HO-Diskominfotik Gorontalo)PRIORITAS, 14/8/26 (Gorontalo: Pemerintah Provinsi Gorontalo bersama Kejaksaan Agung melakukan pelepasliaran burung dan penyu di Pantai Boliohuto, Kabupaten Boalemo. Kegiatan tersebut berlangsung Kamis (13/8/2026) untuk menjaga kelestarian alam dan keberlanjutan ekosistem.

Gubernur Gusnar Ismail mengatakan pelestarian lingkungan harus berjalan seiring dengan pembangunan daerah. Menurutnya, pembangunan tidak boleh mengabaikan keberlanjutan ekosistem dan kehidupan satwa.
Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong kegiatan yang meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. Pelepasliaran satwa menjadi salah satu bentuk nyata komitmen tersebut.
Kegiatan itu berlangsung di Pantai Boliohuto, Kabupaten Boalemo. Kawasan pesisir tersebut menjadi lokasi pelepasliaran burung dan penyu dalam kegiatan bersama pemerintah daerah dan Kejaksaan Agung.

Melansir Antara News, Gusnar menegaskan pembangunan daerah harus berjalan beriringan dengan pelestarian lingkungan. Ia menilai keberadaan satwa dan ekosistem memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan alam.
Menurut Gusnar, pembangunan yang berkelanjutan membutuhkan perhatian terhadap lingkungan sejak awal. Dengan begitu, manfaat pembangunan dapat dirasakan masyarakat tanpa merusak sumber daya alam.
Ia juga melihat pelepasliaran satwa sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat. Pemerintah ingin masyarakat memahami pentingnya menjaga satwa serta habitatnya.
Langkah tersebut sekaligus memperkuat pesan bahwa pelestarian lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah. Masyarakat juga memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem.
Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Reda Manthovani turut melakukan pelepasliaran penyu di Pantai Boliohuto. Ia mengatakan kegiatan tersebut kerap ia lakukan ketika mengunjungi berbagai daerah.
Menurut Reda, pelepasliaran satwa memiliki pesan yang lebih luas daripada sekadar menjaga populasi hewan. Kegiatan tersebut juga menjadi simbol kepedulian terhadap lingkungan secara menyeluruh.
Ia mengaitkan pelepasliaran burung dan penyu dengan unsur udara dan air. Sementara itu, penanaman bakau menjadi simbol kepedulian terhadap unsur tanah.
Dengan demikian, kegiatan tersebut membawa pesan tentang pentingnya menjaga seluruh unsur lingkungan. Udara, air, dan tanah saling berkaitan dalam membentuk ekosistem yang sehat.
Gusnar menilai pelepasliaran penyu memiliki arti penting bagi kelestarian satwa. Ia menyebut populasi penyu semakin menghadapi ancaman sehingga membutuhkan perlindungan yang serius.
Ancaman predator juga membuat anak penyu sulit bertahan hidup di alam. Kondisi tersebut membuat upaya penangkaran memiliki peran penting dalam meningkatkan peluang kelangsungan hidup penyu.
Karena itu, pelepasliaran penyu menjadi salah satu tahapan penting dalam konservasi satwa. Pemerintah berharap penyu yang kembali ke habitat alami dapat tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan.
Selain itu, pemerintah perlu memperkuat perlindungan habitat penyu. Upaya tersebut penting agar pelepasliaran tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata.
Pemerintah Provinsi Gorontalo menempatkan pelestarian lingkungan sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan. Karena itu, berbagai kegiatan konservasi perlu berjalan bersama program pembangunan lainnya.
Pelepasliaran burung dan penyu menjadi salah satu contoh kegiatan yang menggabungkan kepedulian lingkungan dan pembangunan. Pemerintah juga dapat menggunakan momentum tersebut untuk meningkatkan edukasi kepada masyarakat.
Di sisi lain, keterlibatan Kejaksaan Agung memperlihatkan adanya kolaborasi antarlembaga dalam kegiatan tersebut. Pemerintah daerah dan lembaga negara dapat membangun kepedulian lingkungan melalui aksi bersama.
Dengan langkah tersebut, Gorontalo ingin menjaga kekayaan hayati sekaligus memperkuat kesadaran masyarakat. Perlindungan satwa akhirnya menjadi bagian dari upaya menjaga masa depan lingkungan daerah. (P-*Ant/sm)

