Tonton Youtube BP

Lebih 20 orang tewas akibat gempa bumi 6,3 skala richter di Afghanistan

Jeffry Wuisan
3 Nov 2025 18:43
2 minutes reading

PRIORITAS, 3/11/25 (Kabul): Lebih 20 orang tewas dan 320 lainnya terluka setelah gempa bumi berkekuatan 6,3 skala Richter melanda Afghanistan utara, Senin dinihari, 3 November 2025.

Gempa tersebut, dengan episentrum di distrik Khulm provinsi Balkh, terjadi saat penduduk sedang tertidur lelap sekitar pukul 01:00 dini hari waktu setempat.

Gempa kuat itu juga terasa di provinsi Kabul, Baghlan, Samangan, Sar-i-Pul dan Kunduz.

Menurut media setempat seperti dikutip Beritaprioritas.com hari Senin (2/11/25), korban jiwa dan kerusakan terparah dilaporkan terjadi di Provinsi Samangan dan Balkh.

Tim penyelamat telah dikerahkan ke wilayah terdampak untuk mencari korban selamat dan membantu mereka yang membutuhkan.

“Laporan awal menunjukkan lebih dari 20 orang tewas dan 320 orang terluka di Provinsi Samangan. Para korban telah dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan”, kata juru bicara Kementerian Kesehatan Masyarakat Afghanistan, Dr. Sharafat Zaman.

Ia menyebutkan operasi penyelamatan masih berlangsung dan jumlah korban tewas,  dapat bertambah seiring upaya pencarian yang lebih lanjut.

Tim medis telah tiba di lokasi, dan kementerian telah memerintahkan semua rumah sakit terdekat untuk tetap siaga tinggi.

Juru bicara Rumah Sakit Regional Balkh, Kamal Khan Zadran, melaporkan tiga jenazah dan 110 orang yang terluka telah dipindahkan ke Rumah Sakit Abu Ali Sina Balkhi di Mazar-i-Sharif.

Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Pertahanan Afghanistan mengatakan tim penyelamat dan unit darurat dari Korps Angkatan Darat Al-Fath ke-209,  telah tiba di daerah yang terkena dampak.

Mereka memulai operasi penyelamatan, evakuasi korban luka, dan dukungan bagi keluarga yang terkena dampak.

Warga dengan peralatan tradisional memulai pertolongan terhadap korban gempa di sebuah desa di distrik Khulm, Afghanistan, Senin 3 November 2025.(@httweet)

Bantuan PBB

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah mengirimkan tim bantuan ke Afghanistan utara untuk menilai kebutuhan dan memberikan bantuan darurat setelah gempa bumi tersebut.

Gempa terbaru di wilayah utara itu, terjadi hanya beberapa minggu setelah gempa bumi mematikan di Afghanistan timur.

“Tim dan mitra kami berada di lapangan untuk menilai kebutuhan dan mengirimkan bantuan mendesak. Kami mendampingi masyarakat terdampak dan akan memberikan dukungan yang diperlukan”, kata Misi PBB di Afghanistan menulis dalam akun X (Twitter), lapor media setempat Pajhwok.

Juru bicara Emirat Islam Afghanistan (IEA), Zabihullah Mujahid, juga menulis di akun X-nya “Gempa bumi tadi malam menyebabkan hilangnya nyawa dan harta benda di Provinsi Balkh, Samangan, dan Baghlan. Kami sangat berduka atas tragedi ini.”

Ia menambahkan lembaga dan pejabat pemerintah secara aktif bekerja untuk memberikan layanan dan menyediakan bantuan yang diperlukan bagi mereka yang terkena dampak.(P-Jeffry W)

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Video Viral

Terdaftar di Dewan Pers

x
x