PRIORITAS, 22/9/26 (Buntok, Kalteng): Sinergi lintas sektoral dan kehadiran nyata pemerintah di tengah krisis darurat mewarnai rangkaian kunjungan kerja Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), H. Agustiar Sabran, di Kabupaten Barito Selatan (Barsel).
Berdasarkan peliputan resmi Multi Media Centre (MMC) dan Layanan E-Government Diskominfo Provinsi Kalteng yang dihimpun Beritaprioritas.com, agenda penugasan pimpinan tertinggi eksekutif daerah Agustiar Sabran di Kabupaten Barito Selatan meliputi aksi tanggap darurat pemadaman titik api kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Selain itu Gubernur juga menghadiri perayaan HUT ke-67 Kabupaten Barsel , serta mendistribusikan logistik bantuan sosial masif guna menekan beban warga yang menghadapi musibah kemarau panjang serta pekatnya kabut asap.
Respons cepat lapangan dan pemantauan titik panas
Penanggulangan darurat karhutla di Kabupaten Barito Selatan (Barsel) bermula pada Minggu (20/9/26), ketika Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran meninjau langsung sejumlah titik panas bersama tim gabungan setelah luas lahan terbakar mendekati 700 hektare.
Disebutkan, berdasarkan pantauan aplikasi Sipongi oleh Kapolres Barsel AKBP Eko Mardianto, tim melakukan pengecekan lapangan (ground check) di kawasan Jalan Raya Buntok-Palangka Raya, Pondok Cinta Desa Madara, dan Masimpun Letter S Desa Kalahien.
Diketahu, operasi pemadaman dan pendinginan yang melibatkan TNI-Polri, BPBD, Manggala Agni, dan pengerahan water cannon berhasil meredam perluasan api di tengah kemarau panjang.
Puncak peringatan Hari Jadi ke-67 Barito Selatan

Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran (ketiga dari kiri), didampingi Ketua TP PKK Provinsi Kalteng, Aisyah Thisia Agustiar Sabran (ketiga dari kanan), saat menyalurkan sembako kepada masyarakat Kabupaten Barito Selatan. (Dok. MMC Diskominfo Pemprov Kalteng)
Rangkaian kegiatan gubernur berlanjut pada Senin (21/9/26), melalui Upacara Peringatan Hari Jadi ke-67 Kabupaten Barito Selatan di Kantor Bupati Barsel di Buntok.
Mengusung tema “Bekerja Bersama, Merangkul Semua”, Gubernur Agustiar Sabran menegaskan bahwa falsafah “Huma Betang” merupakan landasan kuat untuk menyatukan perbedaan demi kemajuan daerah.
Pada momen tersebut, disoroti pula program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) yang mencakup 12.209 keluarga penerima manfaat di Barito Selatan, serta dukungan terhadap program prioritas nasional Asta Cita Presiden.
Usai upacara yang dipusatkan di kawasan Masjid Agung Baiturrahman, Buntok, aksi sosial masif langsung digulirkan melalui penyaluran 6.000 paket sembako dan 560 tabung LPG 3 kilogram bagi warga kurang mampu, ASN Golongan I dan II, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), tenaga outsourcing, dan pelaku UMKM.
“Tekad kami adalah membangun Kalimantan Tengah bersama rakyat Barito Selatan, dalam suka maupun duka. Hari ini kami datang untuk berbagi dalam kebersamaan karena adanya dampak karhutla,” tutur Gubernur.
Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Tengah, Aisyah Thisia Agustiar Sabran, turut menyerahkan 150 paket sembako untuk kader PKK, 250 masker N95, Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi balita dan ibu hamil, serta buku bacaan literasi.
Gubernur mengatakan, pemerintah provinsi berkomitmen mendistribusikan bantuan pangan bagi sekitar 140.000 kepala keluarga di seluruh Kalteng (termasuk sekitar 39.000 KK di Barito Selatan), dengan instruksi tegas bahwa penyaluran harus tepat sasaran sesuai perintah kepala negara.
Mitigasi krisis air bersih
Menutup rangkaian kunjungan di Barito Selatan, forum ramah tamah menegaskan bahwa penanggulangan karhutla tidak boleh sebatas memadamkan api, melainkan juga memitigasi dampak langsung bagi masyarakat.
Menggingat ancaman kemarau yang diperkirakan hingga Oktober atau November 2026, Pemprov Kalteng memperkuat penyediaan fasilitas air bersih melalui sumur bor serta mendorong penyiapan Rumah Oksigen.
Bupati Barito Selatan Eddy Raya Samsuri menyampaikan apresiasi atas dukungan peralatan pemadam dan pompa air dari pemerintah provinsi.
Di sektor kesehatan dan keselamatan, Gubernur memastikan akses layanan kesehatan tanpa hambatan administratif serta menyiapkan perlindungan asuransi khusus bagi relawan karhutla di seluruh Kalimantan Tengah sebelum melanjutkan misi kemanusiaan ke Kabupaten Barito Timur. (P-*r/Ahmad Arbani)