Komeng buka suara soal dampak perang Kamboja dan Thailand bagi pangan Indonesia

Giovanni Riung
Jumat, 14 Agustus 2026
Politik POLKAM 0 301
1 menit membaca

PRIORITAS, 14/8/26 (Jakarta): Anggota DPD RI Alfiansyah Bustami alias Komeng menekankan pentingnya kemandirian pangan nasional. Menurutnya, pasokan pangan lokal menjadi benteng utama Indonesia saat ini. Langkah ini melindungi bangsa dari gangguan impor akibat konflik Kamboja dan Thailand.


Komeng menyampaikan hal itu usai Sidang Tahunan MPR RI 2026 di Jakarta. Ia menilai konflik di negara pemasok sangat membahayakan kestabilan pangan kita. Beruntung, Indonesia kini memiliki cadangan pangan mandiri. Kita tidak lagi bergantung pada pasokan dari kedua negara tersebut.

Pernyataan Komeng ini mendukung pidato Presiden Prabowo Subianto. Dalam satu tahun terakhir, Indonesia sukses mengamankan swasembada delapan komoditas utama. Komoditas tersebut meliputi beras, jagung, gula konsumsi, gula industri, bawang putih, daging sapi, daging kerbau, dan kedelai.

Meski begitu, Presiden Prabowo mengakui beberapa komoditas belum mencapai target maksimal. Pemerintah terus berjuang menuntaskan hal ini. Mereka menargetkan swasembada penuh untuk bawang putih dalam tiga tahun ke depan. Untuk kebutuhan protein, pemerintah mengandalkan pasokan ikan, telur, dan daging ayam lokal. (P-Gio R)


Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan