Kemenhaj dan KAI eksplorasi kerja sama transportasi serta logistik jamaah

Zamir Ambia
Rabu, 1 April 2026
2 menit membaca

PRIORITAS, 1/4/26 (Jakarta): Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) tengah mengeksplorasi peluang kerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) guna menunjang penyelenggaraan ibadah haji, terutama dalam hal transportasi domestik dan distribusi logistik jamaah.

Pembahasan ini mencuat dalam sebuah pertemuan yang mengkaji kemungkinan integrasi layanan kereta api untuk memfasilitasi pergerakan jamaah dari daerah asal menuju embarkasi, sekaligus memperkuat sistem logistik haji agar lebih efisien dan terpadu.

“Penguatan ekosistem ekonomi haji tidak bisa dilakukan secara parsial. Perlu sinergi dengan berbagai pihak, termasuk sektor transportasi dan logistik, agar layanan kepada jamaah semakin optimal, terintegrasi, dan berorientasi pada kenyamanan,” ujar Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah (PE2HU) Kemenhaj Jaenal Effendi dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (1/4/26).

Dalam pertemuan itu, KAI mengusulkan konsep transportasi berbasis kereta api untuk mengangkut jamaah secara lebih terorganisir. Skema tersebut dinilai dapat menekan kepadatan lalu lintas serta memberikan kepastian waktu keberangkatan dan kepulangan.

Penguatan sektor logistik

Selain pengangkutan jamaah, kolaborasi ini juga difokuskan pada penguatan sektor logistik. Melalui anak usahanya, PT Kereta Api Logistik, KAI memiliki layanan logistik terintegrasi yang dapat dimanfaatkan untuk mendistribusikan bagasi jamaah dari daerah asal ke embarkasi, maupun sebaliknya.

“Pemanfaatan moda transportasi kereta api berpotensi menjadi solusi dalam mendukung mobilisasi jamaah yang lebih tertib dan efisien,” ucap Jaenal.

Direktur Pengembangan Usaha KAI Logistik Aniek Dwi Deviyanti menyatakan kesiapan KAI dalam mendukung penguatan layanan logistik haji, khususnya dalam penanganan bagasi jamaah secara terintegrasi.

“KAl Logistik memiliki kapabilitas dalam menyediakan layanan logistik yang menyeluruh, termasuk penanganan bagasi jamaah haji. Kami siap mendukung kebutuhan distribusi logistik secara lebih tertata dan efisien, sehingga dapat memberikan kemudahan bagi jamaah,” ujar Aniek.

Dari aspek operasional, KAI menegaskan komitmennya dalam menjaga keselamatan serta ketepatan waktu perjalanan. Transportasi kereta api dinilai unggul dalam hal kedisiplinan jadwal dan kepastian durasi tempuh, sehingga mampu menunjang kelancaran mobilitas jamaah menuju embarkasi. (P-*r/Zamir Ambia)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025