Kecelakaan kereta api Bekasi: Ini daftar ‘shuttle bus’ alternatif dari Stasiun Bekasi, KRL masih lumpuh

Jeffrey Rawis
Selasa, 28 April 2026
2 menit membaca

PRIORITAS, 28/4/26 (Bekasi): Hingga saat ini, ubtuk semeptara perjalanan Commuter Line Lintas (KRL) Cikarang tidak dapat dijalankan imbas dari tabrakan antara KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/226) malam, demikian informasi yang diperoleh Beritaprioritas.com, Selasa (28/4/26).


Adapun pembatalan jadwal KRL Cikarang diumumkan oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) pada Selasa (28/4/26) ini.

KAI bersama pihak terkait masih melakukan proses evakuasi akibat insiden tabrakan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur, kemarin.

Karena itu saat ini, PT KAI memberikan alternatif berupa shuttle bus TransJakarta bagi pengguna CommuterLine Lintas Cikarang dengan pemberangkatan awal Stasiun Bekasi, dikutip Kompas.com.


Daftar ‘shuttle bus’ TransJakarta alternatif

Selanjutnya PT KAI CommuterLine mengungkapkan, pengguna Commuter Line Lintas Cikarang dengan pemberangkatan awal Stasiun Bekasi, baik yang melalui Stasiun Manggarai maupun Pasar Senen, dapat menaiki shuttle bus TransJakarta.

Adapun shuttle bus TransJakarta tersebut dengan nomor TJ-785, TJ-854, TJ-531, TJ-782, dengan keberangkatan dari Terminal Bulak Kapal Bekasi dengan tujuan Stasiun Bekasi.

“Kami mengimbau kepada para pengguna untuk menyesuaikan perjalanannya, utamakan keselamatan dan ikuti arahan dan informasi dari petugas. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanannya,” demikian pernyataan resmi PT KAI.

Tiga orang masih terperangkap

Seperti diberitakan sebelumnya, kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo telah tewaskan 7 orang.

Diketahui, kereta api jarak jauh Argo Bromo Anggrek dengan KRL tujuan Jakarta-Cikarang sebelumnya mengalami kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/26) sekitar pukul 20.53 WIB.

Sebagaimana diungkapkan Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Bobby Rasyidin, peristiwa mengakibatkan 7 orang meninggal dunia, 81 orang terluka, serta 3 lainnya masih terperangkap di dalam kereta.

“Evakuasi terus terang dilakukan dengan sangat hati-hati sekali. Evakuasi telah dilakukan dari sebanyak 12 rangkaian gerbong telah dilakukan evakuasi ke Stasiun Bekasi,” kata Bobby, dilansir dari tayangan live Kompas TV, Selasa (28/4/26). (P-*r/Kps/jr)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan