
Jenazah yang diduga pelatih Valencia ditemukan mengambang di perairan Pulau Rinca pada Minggu (4/1/26) pagi. (Basarnas Maumere)PRIORITAS, 5/1/6 (Jakarta): Tim SAR gabungan menemukan jenazah pelatih sepak bola klub Valencia, Fernando Martin Carreras dan satu anaknya di sekitar perairan Pulau Serai–Pulau Rinca, kawasan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur. Penemuan terjadi saat operasi pencarian korban kapal wisata KM Putri Sakinah tenggelam pada akhir Desember 2025 lalu.

Fernando Martin sebelumnya dilaporkan hilang bersama tiga anaknya setelah kapal pinisi itu terbalik di perairan Selat Pulau Padar akibat cuaca buruk. Kapal tersebut membawa tujuh wisatawan, lima kru, dan satu pemandu lokal saat insiden terjadi.
Jenazah anak perempuan Fernando ditemukan lebih dulu pada hari keempat pencarian, sekitar satu mil laut dari titik awal kejadian. Temuan itu memicu intensifikasi pencarian sisa korban lain oleh Basarnas dan pihak terkait.
Sepuluh hari sejak operasi dimulai, tim SAR kembali menemukan jenazah Fernando pada jarak sekitar 1,13 mil laut dari lokasi kapal tenggelam. Kedua jenazah itu berada di area laut yang sama, menunjukkan arus laut di kawasan tersebut membawa korban ke titik penemuan tersebut.

Kepala Basarnas Maumere menjelaskan arus pasang surut dan dinamika laut di Labuan Bajo sangat dinamis. Kondisi itu memengaruhi pergerakan benda terapung, sehingga tim SAR harus memperluas area penyisiran setiap harinya selama pencarian.
Identifikasi melalui data forensik
Sebagaimana dikutip dari Antara, Polisi Nusa Tenggara Timur memastikan identitas jasad Fernando melalui perbandingan data forensik, termasuk benda pribadi seperti cincin dan jam tangan yang dikenakan korban. Identifikasi juga mencocokkan ciri fisik korban dengan catatan medis keluarga.
Operasi SAR kini masih berlanjut untuk mencari dua anak laki-laki Fernando yang belum ditemukan. Pencarian diperpanjang beberapa hari setelah penemuan terakhir dengan harapan menemukan sisa korban atau petunjuk baru.
Tragedi ini menarik perhatian internasional karena melibatkan warga negara asing dan tokoh sepak bola profesional. Pemerintah Spanyol dan komunitas Valencia menyampaikan dukacita, sementara otoritas Indonesia terus melanjutkan usaha pencarian di perairan Komodo National Park. (P-Zamir)

