Jenazah Olen, pramugari berdarah Ranomerut (Minahasa) korban pesawat ATR diterima keluarga

Jeffrey Rawis
Rabu, 21 Januari 2026
3 menit membaca

PRIORITAS, 21/1/26 (Makassar): Ya, jenazah Olen, yang bernama lengkap Florencia Lolita Wibisono (33), pramugari pesawat ATR berdarah Desa Ranomerut, Kecamatan Eris, Minahasa, kini sudah diserahkan kepada pihak keluarga. Adalah Tim Disaster Victim Identification (DVI) Biddokes Polda Sulawesi Selatan menyerahkan jenazah korban kecelakaan pesawat ATR itu secara langsung kepada pihak keluarga untuk dibawa pulang dan dimakamkan di Jakarta.

Keluarga korban Florencia Lolita Wibisono, Felix Wibisono (kanan) bersama Natasha Wibisono (tengah) didampingi pihak perusahaan Indonesia Air Transport (kiri) menjawab pertanyaan wartawan usai serah terima jenazah adiknya di Posko DVI Biddokes Polda Sulsel, Jalan Kumala Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (21/1/26). (‘Courtessy’ Antara)

“Terima kasih kepada Basarnas, TNI/Polri, Biddokkes Polda Sulsel, PSDKP, KKP, serta secara khusus kepada perusahaan tempat Olen bekerja sebagai pramugari di IAT (Indonesia Air Transport) dan Angkasa Pura, serta seluruh pihak yang telah berusaha keras untuk menemukan adik kami,” tutur Felix, kakak kandung korban di Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (21/1/26).

Ia menambahkan, pihak keluarga juga menyampaikan rasa syukur atas apa yang telah dikerjakan tim SAR maupun seluruh pihak yang membantu menemukan adiknya yang kena musibah kecelakaan pesawat di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulsel.

“Kami mengucap syukur atas apa yang telah dikerjakan bagi kami, sehingga adik kami bisa ditemukan. Hari ini bisa ditutup petinya, sehingga kami akan segera membawanya ke Jakarta,” ujar Felix didampingi saudarinya Natasha Wibisono.

Berdoa agar korban lain ditemukan

Felix juga mengaku berdoa agar korban-korban lain juga bisa segera ditemukan dan keluarga mereka diberikan kekuatan menghadapi cobaan tersebut.

“Kami terus berdoa untuk (korban) yang lain juga, dikasih kekuatan juga sama seperti kami. Dan bisa segera ditemukan, sehingga kita semua kembali ke tempat masing-masing, membawa balik saudara dan kerabat kami yang ada,” kata Felix.

Penyerahan jenazah korban oleh tim DVI Biddokes Polda Sulsel dengan nomor post mortem 62B.01 dinyatakan cocok dengan ante mortem nomor AM004 yang teridentifikasi sebagai Florencia Lolita Wibisono.

Pihak keluarga turut menyaksikan jenazah korban saat dimasukkan ke dalam peti mati. Terlihat raut wajah kedua kakaknya yang sedih dan tak mampu menahan haru.

Antara melaporkan, usai prosesi penyerahan, peti korban disemayamkan di ruang Posko DVI Biddokes Polda Sulsel. Sekira pukul 16.36 WITA peti jenazah diberangkatkan menuju Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar di Maros. Rencananya, pukul 19.00 WITA peti jenazah diterbangkan dari Makassar menuju Jakarta.

Baru dua yang ditemukan

Dilaporkan juga, sejauh ini baru dua jenazah yang ditemukan dari total 10 orang di dalam pesawat naas itu.

Di samping Florencia yang tubuhnya utuh, satu korban lainnya ialah laki-laki dan belum teridentifikasi. (P-*r/jr)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025