Jangan lengah, BMKG ingatkan potensi cuaca ekstrem di awal 2026

Khalied Malvino
Minggu, 4 Januari 2026
2 menit membaca

PRIORITAS, 4/1/26 (Jakarta): Cuaca berawan hingga hujan masih diperkirakan mendominasi mayoritas wilayah Indonesia pada akhir pekan perdana 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem.

Prakirawan BMKG,  Afif S menyampaikan, di wilayah Sumatera hujan ringan berpotensi terjadi di Banda Aceh, Medan, Tanjung Pinang, Jambi, dan Bandar Lampung.

“Sementara itu kondisi berawan hingga berawan tebal berpotensi terjadi di Pekanbaru, Padang, Bengkulu, dan Palembang. Adapun potensi hujan disertai petir perlu diwaspadai di wilayah Pangkal Pinang,” kata Afif dalam siaran prakiraan cuaca BMKG di Jakarta, Minggu (4/1/26).

Untuk Pulau Jawa, Afif menjelaskan sebagian besar wilayah diprakirakan mengalami hujan ringan. Kondisi berawan hingga berawan tebal juga berpotensi terjadi, termasuk di Jakarta.

Beralih ke Pulau Kalimantan, hujan ringan diprakirakan terjadi di sebagian besar wilayah. Namun BMKG meminta masyarakat waspada terhadap potensi hujan disertai petir di Tanjung Selor.

“Potensi cuaca berawan hingga berawan tebal diprakirakan terjadi di Banjarmasin,” ujar Afif.

Sementara itu, untuk wilayah Bali dan Nusa Tenggara, BMKG memprakirakan kondisi berawan hingga berawan tebal berpotensi terjadi di Denpasar dan Mataram.

Di Pulau Sulawesi, hujan ringan diprediksi terjadi di sebagian besar wilayah. BMKG juga mengingatkan potensi hujan disertai petir di Mamuju serta hujan dengan intensitas sedang di Palu.

Adapun wilayah Maluku, Maluku Utara, dan Papua diprakirakan berpotensi diguyur hujan ringan di sebagian besar daerah.

Afif menegaskan prakiraan cuaca tersebut bersifat umum dan dapat berubah sewaktu-waktu.

“Prakiraan tersebut merupakan gambaran umum cuaca hari ini di masing-masing daerah. Adapun untuk informasi yang diperbarui setiap jam sekali, masyarakat dapat mengakses di laman web resmi bmkg.go.id atau aplikasi Info BMKG,” tandasnya. (P-Khalied M)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025