26.3 C
Jakarta
Saturday, April 5, 2025
spot_img

    Iran-Israel tegang, dolar AS melesat ke posisi Rp15.260

    Terkait

    PRIORITAS, 2/10/24 (Jakarta): Di tengah ketidakpastian global setelah Iran kembali menyerang Israel, nilai tukar rupiah kembali alami koreksi di hadapan dolar Amerika Serikat pada awal Oktober 2024 ini.

    Seperti dilansir Refinitiv, mata uang Garuda ditutup di angka Rp15.260/US$ pada perdagangan hari ini, Rabu (2/10/24), melemah 0,43 persen dari penutupan sebelumnya (1/10/24).

    Lalu, bersamaan dengan pelemahan rupiah, indeks dolar AS (DXY) menguat ke titik 1001.258 dengan penguatan sebesar 0,06 persen. Hal ini menjadi salah satu penekan nilai rupiah hari ini.

    Selanjutnya, pelemahan nilai tukar rupiah ditengarai oleh konflik antara Iran dan Israel, di mana pada Selasa (1/10/24), Iran meluncurkan Rudal ke wilayah Israel. Selain itu, pasar juga tengah menantikan akhir dari libur panjang di China.

    Sebenarnya ketegangan telah meningkat sejak awal September lalu, ketika Iran melakukan serangan Rudal besar-besaran ke Israel.

    Serangan terbaru pada malam 1 Oktober terjadi tak lama setelah Israel melancarkan operasi darat di Lebanon, dimana menjadi eskalasi lebih lanjut dalam konflik yang telah berlangsung lama antara kedua negara.

    Berhasil diintersepsi

    Dilansir CNBCIndonesia.com yang mengutip Reuters, serangan Iran kali ini melibatkan sekitar 180 Rudal, dengan rincian 110 Rudal Balistik dan 30 Rudal jelajah. Iran sebelumnya berjanji akan membalas Israel atas serangan yang ditujukan pada negara itu dan milisi pro-Iran di Timur Tengah, termasuk Hizbullah.

    Diketahui, beberapa rudal berhasil diintersepsi di langit Yerusalem, namun banyak di antaranya tampak terus melaju ke arah pesisir dan wilayah tengah Israel, disertai suara bom yang meledak di kejauhan. Di tepi Kota Tua, banyak warga yang berhenti dan menyaksikan Rudal-rudal tersebut terbang di atas mereka dalam serangan yang tampaknya belum pernah terjadi sebelumnya.

    Disebutkan, ketidakpastian ini berujung pada menguatnya DXY dan menekan mata uang Garuda. (P-jr) — foto ilustrasi istimewa

    - Advertisement -spot_img

    Viral

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    Headline News

    - Advertisement -spot_img

    Terkini