Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Stevanus (YSK). Insert: Wakil Ketua DPD Gerindra Sulut, HVK. (Istimewa)Gubernur YSK Hadirkan Kembali Semangat Peristiwa Merah Putih di Tanah Toar Lumimuut
PRIORITAS, 16/1/2026 (Manado): Peringatan Peristiwa Merah Putih 14 Februari 1946 di Sulawesi Utara berlangsung spektakuler tahun ini berkat inisiatif Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Komaling (YSK). Pemerintah Provinsi Sulut mengemas rangkaian acara peringatan tersebut sebagai momentum edukasi sejarah dan penguatan nasionalisme bagi masyarakat.
Gubernur YSK menghadirkan kembali suasana perjuangan delapan dekade lalu di tanah Wenang, membawa publik seolah menyaksikan kembali jejak heroik yang diwariskan para pejuang.
Herol Vresly Kaawoan (HVK) menilai rangkaian kegiatan ini memiliki arti penting dalam mempererat persatuan serta menanamkan nilai kebangsaan di tengah masyarakat Sulut.
“Acara ini menjadi langkah strategis memperkuat persatuan dan nilai kebangsaan. Gubernur YSK berhasil menghidupkan kembali memori kolektif perjuangan rakyat Sulut,” ujar HVK.
Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Sulut itu juga menyinggung peristiwa di Benteng Teking beberapa waktu lalu sebagai bagian sejarah yang patut dihargai dan terus dikenang. “Penghormatan yang setinggi-tingginya kepada Gubernur Sulut YSK,” tambah Sekretaris LPM Sulut tersebut.
Dari elemen mahasiswa, Sekretaris GMNI Manado Bidang Sosial Politik Wisma Trisakti, Giaristy Rugian, menyampaikan apresiasi sekaligus refleksi kritis.
“Kita semua bisa melihat dan merasakan kenyataan sejarah ini, terutama berdasarkan ideologi yang kami pegang. Terima kasih Pak Gubernur YSK yang secara eksplisit menanamkan jiwa patriotik kepada generasi muda,” ujar Gia.
Ia menegaskan bahwa GMNI tetap berkomitmen memberikan masukan produktif bagi pemerintah demi kemajuan daerah. “Ijinkan kami GMNI Cabang Manado untuk terus memberikan masukan yang konstruktif. Merdeka!” tutupnya. (P-Deon Wonggo)