Launching Honda CBR400 Four E-Clutch di Osaka Motorcycle Show 2026, 22-24 Maret. (Source: YouTube)PRIORITAS, 26/3/26 (Jakarta): Honda CBR400R Four E-Clutch Concept diperkenalkan dalam ajang Osaka Motorcycle Show 2026, 22-24 Maret lalu. Kehadiran motor ini menandai berakhirnya penantian panjang selama lebih dari dua dekade bagi para penggemar motor sport full-fairing kelas menengah.
Mengusung konsep “New Generation Sport”, Honda ingin memberikan pengalaman berkendara yang mendalam namun tetap nyaman untuk penggunaan sehari-hari. Satu hal yang paling mencolok dari CBR400R Four adalah bahasa desainnya yang revolusioner.
Tidak sama dengan motor sport pada umumnya yang dipenuhi stiker branding yang agresif, Honda memilih pendekatan minimalis. Bodi motor ini terlihat sangat bersih dengan permukaan yang halus, memberikan kesan kualitas tinggi layaknya sebuah karya seni yang dipahat dari balok logam padat.
“Lampu depan berbentuk V yang unik dan bagian ekor yang sangat ringkas memberikan identitas visual yang belum pernah ada pada seri CBR sebelumnya,” tulis Autoby, Minggu (22/3/26), sebagaimana dilansir dari Beritasatu.com Rabu (26/3/26).
Di balik fairing indahnya, tertanam mesin empat silinder 400cc yang benar-benar baru. Mesin ini telah dilengkapi dengan sistem Throttle-by-Wire (TBW) dan asupan udara ke bawah (downdraft) yang dikombinasikan dengan sistem Ram-air. Inovasi ini menjanjikan suara induksi udara yang dramatis serta putaran mesin yang halus namun bertenaga.

Penampilan Honda CBR400R Four E-Clutch. (Courtesy: Autoby via Beritasatu.com)
Bukan itu saja. Teknologi mutakhir lainnya yang menjadi bintang utama adalah Honda E-Clutch System. Sistem transmisi generasi baru ini memungkinkan pengendara untuk mengoperasikan motor tanpa harus menarik tuas kopling mulai dari posisi diam, berpindah gigi, hingga berhenti total.
“Teknologi ini dirancang agar pengendara dapat lebih berkonsentrasi pada teknik mengemudi dan menikmati perjalanan tanpa menghilangkan sensasi mekanis dari perpindahan gigi manual,” jelas Autoby.
Pada bagian sasis dan kaki-kaki pun mendapatkan perhatian serius. Rangka motor ini merupakan desain baru yang berbeda dari saudaranya, CB400 Super Four, terutama pada bagian rel jok.
Penggunaan suspensi depan inverted fork dari KYB dan kaliper rem radial dari Nissin memastikan kontrol maksimal saat dipacu kencang. Meskipun menggunakan stang jepit (separate handlebars), posisi berkendaranya didesain agar tidak terlalu membungkuk, sehingga tetap ramah bagi pengendara pemula.
Selebihnya, fitur modern lainnya mencakup panel instrumen TFT berwarna 5 inci yang mendukung konektivitas Honda RoadSync. Pengendara juga diberikan lima mode berkendara yang dapat disesuaikan dengan berbagai kondisi jalan.
Knalpot sistem 4-ke-1 yang terpasang juga memiliki desain tata letak yang sangat rapi, memberikan penghormatan visual kepada pendahulunya yang legendaris, CB400 FOUR asli.
Meski saat ini masih berstatus sebagai model konsep, Honda memberikan sinyal kuat bahwa CBR400R Four akan segera masuk ke jalur produksi massal untuk pasar Jepang dan global dalam waktu dekat. Kehadirannya diprediksi akan mengubah peta persaingan motor sport kelas 400cc yang selama ini didominasi oleh mesin dua silinder. (P-*/hdt)