Gubernur YSK dan PWI Sulut 2026-2031 perkuat sinergi, tekankan pers profesional sebagai garda terdepan lawan hoaks

Sem Muhaling
Selasa, 12 Mei 2026
DAERAH NEWS 0 257
4 menit membaca

PRIORITAS, 11/5/26 (Manado): Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus menerima audiensi jajaran pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Utara masa bakti 2026–2031 di Wisma Negara Bumi Beringin, Manado, Senin (12/5/2026). Pertemuan tersebut berlangsung hangat dan penuh keakraban sekaligus menjadi momentum mempererat sinergi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan insan pers di daerah.

Audiensi itu juga menjadi bagian dari rangkaian persiapan pelantikan pengurus baru PWI Sulut yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 13 Mei 2026 mendatang. Dalam pertemuan tersebut, Gubernur yang akrab disapa YSK menegaskan pentingnya peran wartawan dan organisasi pers dalam menjaga kualitas informasi publik di tengah derasnya arus informasi digital dan maraknya penyebaran hoaks.


Pengurus PWI Sulut Hadir Lengkap

Ketua PWI Sulut terpilih Sintya Bojoh hadir bersama jajaran pengurus lainnya, di antaranya Wakil Direktur Anti Hoax PWI Pusat Mercys Loho, Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan Yongki Sumual, Wakil Ketua Pembinaan Daerah Fanny Loupatty, Wakil Ketua Bidang Kerja Sama Christian Tangkere, Bendahara Deibby Malongkade, Wakil Sekretaris Jesica Kalangi, serta Iwan Suma, Boby Sambeka, dan Putri Loho.

Kehadiran pengurus PWI Sulut disambut langsung oleh Gubernur Yulius Selvanus yang menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Ia sekaligus berharap agar kepengurusan baru mampu membawa organisasi wartawan terbesar di Indonesia itu semakin solid dan profesional.

Gubernur: Wartawan Punya Peran Strategis

Dalam arahannya, Gubernur Yulius Selvanus menegaskan bahwa wartawan memiliki posisi strategis dalam kehidupan demokrasi dan pembangunan daerah. Menurutnya, pers bukan hanya penyampai informasi, tetapi juga mitra strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas sosial dan membangun optimisme masyarakat.

“Wartawan memiliki peran penting sebagai penyampai informasi yang benar, edukatif, dan membangun optimisme masyarakat. Pers juga menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas, mengawal pembangunan, serta menangkal penyebaran hoaks,” ujar Gubernur Yulius Selvanus.

Baca juga: PWI dan MA kaji pedoman media massa dan medsos peradilan

Ia menilai tantangan dunia jurnalistik saat ini semakin kompleks dengan hadirnya media sosial dan arus informasi digital yang sangat cepat. Karena itu, profesionalisme, akurasi, dan integritas wartawan harus terus dijaga agar masyarakat memperoleh informasi yang benar dan terpercaya.

Menurut YSK, organisasi profesi seperti PWI memiliki tanggung jawab besar dalam membina wartawan agar tetap memegang teguh etika jurnalistik serta mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi media.


Harapkan PWI Sulut Jadi Garda Terdepan

Gubernur juga berharap kepengurusan PWI Sulut periode 2026–2031 mampu memperkuat solidaritas antarjurnalis sekaligus menjadi garda terdepan dalam menghadirkan informasi berkualitas bagi masyarakat Sulawesi Utara.

“Saya berharap PWI Sulut terus menjadi organisasi yang menjaga marwah profesi wartawan, mempererat kebersamaan antarjurnalis, dan menjadi garda terdepan dalam menghadirkan informasi yang akurat dan terpercaya bagi masyarakat Sulawesi Utara,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan insan pers dalam mendukung pembangunan daerah. Menurutnya, media memiliki peran penting dalam menyampaikan berbagai program pemerintah kepada masyarakat secara objektif dan konstruktif.

PWI Sulut Siap Tingkatkan Kompetensi Wartawan

Sementara itu, Ketua PWI Sulut terpilih Sintya Bojoh menyampaikan komitmennya untuk membawa PWI Sulut menjadi organisasi yang semakin maju, adaptif, dan relevan dengan perkembangan dunia jurnalistik modern.

Menurut Sintya, kepengurusan baru akan fokus pada penguatan kualitas sumber daya manusia wartawan melalui peningkatan kompetensi, pelatihan jurnalistik, serta penguatan etika profesi.

“Kami siap membangun sinergi bersama pemerintah daerah dan seluruh stakeholder, sekaligus meningkatkan kualitas serta kompetensi wartawan di Sulawesi Utara. PWI harus menjadi rumah besar yang mampu menjaga profesionalisme dan etika jurnalistik,” ujar Sintya.

Ia menambahkan, PWI Sulut juga ingin memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, komunitas masyarakat, dan lembaga pendidikan guna menciptakan ekosistem media yang sehat dan bertanggung jawab.

Momentum Perkuat Hubungan Pemerintah dan Pers

Audiensi tersebut berlangsung dalam suasana santai dan penuh dialog. Selain membahas persiapan pelantikan pengurus baru, pertemuan itu juga menjadi ruang diskusi mengenai tantangan dunia pers di era digital, peningkatan literasi informasi masyarakat, serta pentingnya melawan hoaks dan disinformasi.

Pertemuan itu dinilai menjadi sinyal positif bagi penguatan hubungan antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan insan pers di daerah. Dengan sinergi yang baik, diharapkan pers di Sulawesi Utara semakin profesional, independen, berkualitas, dan mampu menjalankan fungsi kontrol sosial secara bertanggung jawab.(P-sm)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan