Mahasiswa STIKes gerakkan edukasi digital untuk pencegahan stunting di Pidie. (dok. STIKes)PRIORITAS, 10/11/2025 (Pidie): Di Desa Pulo Mesjid 1, Kecamatan Tangse, suara anak-anak dan aktivitas posyandu beberapa bulan terakhir terasa berbeda. Di balik rutinitas timbang badan dan edukasi gizi, ada semangat baru yang dibawa tim dosen dan mahasiswa STIKes Medika Nurul Islam lewat program pengabdian masyarakat TECH4HEALTH, sebuah inisiatif yang menggabungkan teknologi dan edukasi kesehatan untuk mencegah stunting pada balita.
Program yang berlangsung selama enam bulan ini dipimpin oleh Dr. Idawati, S.ST., M.K.M., bersama Ns. Azhar Mualim dan Bd. Yuliana. Sejak awal, tim langsung turun melakukan survei gizi balita dan memetakan akses digital warga—dua langkah penting yang menjadi dasar pendekatan edukasi berbasis teknologi.
“Setiap keluarga punya potensi menjadi agen kesehatan, asal diberi akses informasi yang tepat,” ujar Dr. Idawati. Dari pemikiran itulah rangkaian pelatihan dirancang: mulai dari penggunaan aplikasi kesehatan digital, edukasi gizi seimbang melalui media interaktif, hingga praktik pendampingan teknologi kepada kader posyandu dan bidan desa.
Tidak hanya materi, mahasiswa juga ikut mendampingi warga membuat poster dan video edukasi stunting yang kemudian disebarluaskan melalui platform digital desa. Beberapa dusun bahkan terlihat semakin kompak ketika mengikuti Lomba Menu Sehat Lokal dan Lomba Dusun Bersih, yang menjadi momen kampanye perilaku hidup bersih dan sehat.
Antusiasme warga terlihat jelas. Di akhir program, evaluasi literasi digital menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keberanian warga dalam memanfaatkan teknologi untuk memantau kesehatan keluarga. Hasil kegiatan kemudian diserahkan kepada pemerintah desa sebagai bentuk keberlanjutan program.
Bagi Dr. Idawati, kegiatan ini bukan sekadar pengabdian rutin kampus, melainkan kontribusi nyata perguruan tinggi dalam memperkuat fondasi kesehatan masyarakat pedesaan.
“Kolaborasi teknologi, mahasiswa, dan masyarakat adalah langkah penting untuk menciptakan keluarga yang lebih siaga dan melek digital. Semua ini pada akhirnya bermuara pada satu tujuan: mencegah stunting sejak dini,” ujarnya, Ahad (9/11/2025).
Program TECH4HEALTH diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa untuk terus terlibat aktif dalam pembangunan kesehatan desa, sekaligus memperkuat sinergi antara kampus dan masyarakat menuju generasi yang lebih sehat dan cerdas. (P-mu/bwl)
No Comments