Gelombang tinggi Teluk Tomini, BPBD minta nelayan Gorontalo tunda melaut pada 5-6 Agustus

Sem Muhaling
Selasa, 4 Agustus 2026
Cuaca DAERAH 0 334
2 menit membaca

PRIORITAS, 3/8/26 (Gorontalo): Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Gorontalo mengimbau masyarakat, terutama nelayan dan pengguna transportasi laut, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gelombang tinggi di perairan Teluk Tomini bagian selatan pada 5 Agustus 2026 pukul 08.00 WITA hingga 6 Agustus 2026 pukul 08.00 WITA.

Imbauan tersebut menyusul peringatan dini cuaca maritim yang dari BMKG Gorontalo. Berdasarkan analisis meteorologi, kemunculan Bibit Siklon Tropis 94W di wilayah utara Indonesia memengaruhi pola angin di perairan selatan Gorontalo. Akibatnya memicu peningkatan gelombang tinggi.

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Gorontalo Rusli W. Nusi melalui Analis Kebencanaan BPBD Moh. Tahir Laendeng mengatakan kondisi tersebut perlu menjadi perhatian seluruh masyarakat yang beraktivitas di laut maupun kawasan pesisir.

“Berdasarkan informasi BMKG, angin di wilayah Teluk Tomini Perairan Selatan Gorontalo umumnya bertiup dari arah tenggara. Kecepatannya mencapai 10 hingga 20 knot. Kondisi ini berpotensi meningkatkan tinggi gelombang mencapai 1,25 hingga 2,5 meter atau masuk kategori sedang,” kata Tahir Laendeng, Senin (3/8/2026), melansir laman bpbd.gorontaloprov.go.id


Minta nelayan utamakan keselamatan

Tahir menjelaskan wilayah yang berpotensi terdampak meliputi perairan Teluk Tomini bagian selatan. Karena itu, pihaknya meminta nelayan, operator kapal, dan masyarakat yang beraktivitas di laut terus memantau informasi cuaca sebelum berlayar.

BPBD juga meminta masyarakat pesisir tidak mengabaikan peringatan dini dari BMKG. Jika kondisi cuaca memburuk, sebaiknya menunda aktivitas di laut hingga situasi kembali aman.

“Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Kami mengimbau nelayan dan seluruh pengguna transportasi laut untuk selalu memperhatikan informasi cuaca terbaru, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta tidak memaksakan berlayar apabila kondisi gelombang membahayakan,” ujarnya.

BPBD intensif pantau perkembangan cuaca

BPBD Provinsi Gorontalo terus berkoordinasi dengan BMKG Gorontalo dan instansi terkait untuk memantau perkembangan cuaca sekaligus memastikan informasi peringatan dini tersampaikan dengan cepat kepada masyarakat.

Warga yang bermukim di kawasan pesisir diimbau tetap tenang, namun meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi. Masyarakat juga diminta mengikuti arahan pemerintah daerah dan petugas apabila kondisi cuaca berubah secara signifikan. (P-*r/sm)


Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan