PRIORITAS, 17/10/26 (Jakarta): Blantika musik tanah air baru saja diguncang momen super emosional. Grup band legendaris Geisha akhirnya pecah telur dengan menggelar reuni bareng mantan vokalis mereka, Narova Morina Sinaga alias Momo.
Momen langka yang bikin merinding ini sukses memanaskan panggung Synchronize Fest 2026 di Gambir Expo Kemayoran, Jakarta, pada Jumat (16/10/26) malam.
Bagi para penikmat musik generasi 2000-an, penampilan ini jelas jadi obat rindu yang paling ampuh. Panggung megah itu menjadi saksi bisu bersatunya kembali memori masa lalu dan masa kini dari band yang sudah berusia 23 tahun tersebut.
Diawali dengan Gebrakan Regina Poetiray
Konser dibuka dengan penampilan Geisha formasi sekarang. Regina Poetiray, vokalis Geisha saat ini, langsung menggebrak lewat lagu “Tak Kan Pernah Ada”. Suara merdu Regina langsung menyihir penonton untuk ikutan bernyanyi sejak nada pertama dibunyikan.
Regina pun mengungkapkan rasa bahagianya bisa merayakan perjalanan panjang band ini. Ia merasa sangat bersyukur bisa berbagi panggung dengan para personel senior, termasuk sang mantan vokalis.
Baginya, momen ini terasa seperti dejavu dan mimpi yang jadi kenyataan. Regina bercerita kalau dulu ia hanya bisa melihat Geisha di layar televisi saat masih sekolah, dan sekarang ia justru menjadi bagian dari keluarga besar itu.
Momo Menahan Tangis Curahkan Isi Hati
Setelah Regina sukses memanaskan suasana lewat lagu-lagu hits seperti “Cukup Tak Lagi”, “Pergi Saja”, “Kering Air Mataku”, hingga “Cinta dan Benci”, kejutan sesungguhnya pun dimulai.
Momo mendadak naik ke atas panggung. Kemunculannya langsung disambut teriakan histeris dari ribuan penonton yang memadati area festival.
Bersama personel Geisha lainnya, Momo langsung berduet membawakan lagu “Cinta dan Benci”, menciptakan harmoni vokal yang luar biasa bersama Regina.
Suasana semakin mengharu biru saat Momo mencurahkan isi hatinya di sela-sela lagu. Ia mengaku sangat terharu dan harus menahan tangis agar performanya tetap maksimal.
Menurut Momo, tidak ada gunanya mencari siapa yang salah dan benar di masa lalu, karena bagaimanapun juga perjalanan hidup mereka tidak akan pernah bisa dilupakan.
Lagu Sejuta Umat “Lumpuhkan Ingatanku”
Dilansir dari Antara, Momo kemudian mengajak Roby, Nard, Aan, Dhan, dan Alif untuk berkumpul di depan panggung. Di momen intim itu, Momo sempat melempar kalimat puitis yang menyentuh hati.
Ia berbisik bahwa terkadang manusia baru mengerti arti kehadiran seseorang setelah kehilangan. Kalimat itu langsung ditutup dengan teriakan bangga, kalau malam itu mereka semua adalah Geisha.
Dengan warna vokal khasnya yang sama sekali tidak berubah, Momo melanjutkan aksi panggungnya lewat sederet lagu anthem galau yang sudah dinanti-nantikan penonton. Mulai dari “Selalu Salah”, “Karena Kamu”, “Cobalah Mengerti”, “Jika Cinta Dia”, sampai lagu sejuta umat “Lumpuhkan Ingatanku” dibawakan dengan penuh energi.
Konser bersejarah ini akhirnya ditutup dengan cara yang sangat manis. Momo dan Regina kembali berduet di atas panggung menyanyikan lagu “Kamu Yang Pertama” sebagai suguhan pemungkas.
Reuni epik di Synchronize Fest 2026 ini bukan cuma sekadar pertunjukan musik biasa, tapi menjadi simbol perdamaian dan perayaan indah bagi perjalanan panjang salah satu band pop terbesar di Indonesia. (P-Ant/rwt)








