Garuda Indonesia kerahkan 15 pesawat untuk layani 102.502 jemaah Haji

Zamir Ambia
Rabu, 7 Januari 2026
2 menit membaca

PRIORITAS, 7/1/26 (Jakarta): Maskapai nasional Garuda Indonesia mengalokasikan 15 pesawat berbadan lebar untuk melayani keberangkatan 102.502 calon jemaah haji 2026 secara bertahap, mengikuti jadwal penerbangan hasil koordinasi dengan pemerintah.

“Sebanyak 102.502 calhaj Indonesia ini berasal dari 10 embarkasi dan diterbangkan melalui 276 kelompok terbang (kloter),” kata Direktur Utama Garuda Indonesia Glenny Kairupan dikutip dari Antara, Rabu (7/1/26).

Ia menjelaskan, sepuluh embarkasi itu mencakup Banda Aceh, Medan, Padang, Jakarta melalui Asrama Haji Banten serta sebagian Pondok Gede, Solo, Yogyakarta, Banjarmasin, Balikpapan, Makassar, dan Lombok.

Glenny menuturkan, pemberangkatan calon jemaah haji Indonesia ke Tanah Suci dijadwalkan berlangsung pada 22 April hingga 21 Mei 2026. Tahap awal diarahkan ke Madinah pada 22 April–6 Mei 2026, kemudian dilanjutkan penerbangan menuju Jeddah pada 7–21 Mei 2026.

Sementara itu, proses pemulangan dijadwalkan berlangsung sepanjang 1–30 Juni 2026. Kepulangan dari Jeddah direncanakan pada 1–15 Juni 2026, sedangkan dari Madinah pada 16–30 Juni 2026.

Ia menambahkan, penyediaan 15 pesawat berbadan lebar beserta pengaturan jadwal penerbangan dilakukan seiring penandatanganan Perjanjian Kerja Sama penyelenggaraan transportasi udara haji periode 1447–1449 Hijriah atau 2026–2028 pada 17 Desember 2025.

Perjanjian kerja sama

Perjanjian kerja sama itu diteken oleh Glenny bersama Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji Kemenhaj, Ian Heriyawan, dengan disaksikan Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf Hasyim serta Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak.

“Melalui kesepakatan kerja sama yang ditandatangani lebih awal ini, maka kesiapan operasional penerbangan haji dapat turut menyelaraskan misi Pemerintah Indonesia secara berkelanjutan, yakni mendukung kemudahan perjalanan masyarakat Muslim dalam menunaikan ibadah haji,” tuturnya.

Glenny menyebut penandatanganan kerja sama itu mencerminkan kesiapan pihaknya dalam menyambut penyelenggaraan ibadah haji secara optimal, sekaligus menjadi wujud berkelanjutan atas kepercayaan yang diberikan untuk melayani perjalanan ibadah haji dari Indonesia.

“Berbagai upaya penyelarasan layanan terus kami lakukan untuk menghadirkan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan berkesan dari dan menuju Tanah Suci, termasuk keamanan dan kenyamanan bagi jemaah lanjut usia yang menjadi prioritas kami,” ucap Glenny. (P-Zamir)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025