Gangguan jantung jadi pemicu kematian muda mendadak?

Khalied Malvino
Rabu, 5 November 2025
Kesehatan 0 1097
3 menit membaca

Kenali tanda stroke versi Kemenkes

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memperkenalkan akronim “SeGeRa Ke RS” untuk mengenali tanda stroke. Akronim ini berarti Senyum tidak simetris, Gerak separuh tubuh melemah, Bicara pelo, Kebas separuh tubuh, Rabun mendadak, dan Sakit kepala hebat yang muncul tiba-tiba.


“Jika tanda-tanda ini muncul, pasien harus segera dibawa ke rumah sakit karena penanganan stroke berpacu dengan waktu,” ujar Meidianie.

Kedua dokter tersebut menekankan pentingnya pencegahan sejak dini. Pemeriksaan rutin dan edukasi masyarakat tentang pertolongan pertama sangat penting dilakukan.

Pelatihan CPR juga menjadi langkah krusial untuk menolong pasien henti jantung sebelum mendapat bantuan medis.


Mereka mengingatkan, menjaga pola hidup sehat tetap menjadi fondasi utama mencegah gangguan jantung. Pola makan seimbang, cukup tidur, dan rutin berolahraga adalah kunci utama.

Gangguan jantung dapat muncul tanpa gejala jelas. Karena itu, pemeriksaan berkala membantu deteksi dini dan mencegah komplikasi yang lebih berat.

Dengan kesadaran bersama dan gaya hidup sehat, risiko gangguan jantung dan stroke dapat ditekan secara signifikan. (P-Khalied M)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan