F1 batalkan GP Bahrain dan Arab Saudi, MotoGP tunda lomba di Qatar

Wolter Rumapar
Minggu, 15 Maret 2026
3 menit membaca

Pembalap McLaren Oscar Piastri merayakan kemenangannya di Grand Prix Formula Satu Bahrain di Sakhir, Minggu malam, 13 April 2025. (Courtessy Beritasatu.com/AP)

PRIORITAS, 15/3/26 (Italia): Setelah evaluasi cermat terhadap situasi keamanan yang tengah berkembang di kawasan Timur Tengah, Formula 1 (F1) secara resmi mengumumkan Grand Prix (GP)  Bahrain dan Arab Saudi tidak akan dilaksanakan.

Bahrain dan Arab Saudi dijadwalkan berlangsung April 2026. Otoritas terkait sempat mempertimbangkan beberapa lokasi alternatif.

Namun, Formula 1 akhirnya memutuskan tidak akan ada balapan pengganti untuk mengisi kekosongan jadwal di bulan April tersebut.

Pembatalan ini juga berdampak pada putaran Formula 2, Formula 3, serta F1 Academy yang seharusnya digelar di lokasi yang sama.

Langkah besar ini diambil melalui konsultasi penuh antara FIA dan para promotor setempat. Presiden dan CEO Formula 1, Stefano Domenicali, menekankan bahwa keselamatan adalah aspek yang tidak bisa ditawar.

Bahrain dan Arab Saudi mendukung

“Meskipun ini adalah keputusan yang sulit untuk diambil, sayangnya ini adalah keputusan yang tepat pada tahap ini mengingat situasi saat ini di Timur Tengah,” ujar Domenicali, pada Minggu (15/3/26).

Pihak penyelenggara di Bahrain dan Arab Saudi menyatakan dukungan penuh atas keputusan ini. Sheikh Salman bin Isa Al Khalifa dari Sirkuit Internasional Bahrain dan Pangeran Khalid bin Sultan Al-Abdullah Al-Faisal dari Federasi Otomotif Saudi (SAMF) kompak menghormati kebijakan tersebut demi kebaikan bersama.

“Kami memahami pertimbangan di balik keputusan ini dan tetap menjalin kemitraan erat dengan Formula 1,” tegas Pangeran Khalid.


MotorGP dijadwal ulang

Bila FI membatalkan, MotoGP berbeda. Pihak penyelenggara MotoGP menunda Grand Prix (GP) Qatar yang semula dijadwalkan berlangsung bulan depan akibat meningkatnya konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah.

Sirkuit Internasional Losail, yang awalnya akan menjadi tuan rumah putaran keempat pada 10-12 April 2026, kini dijadwal ulang menjadi 8 November 2026.

Penundaan ini merupakan imbas langsung dari ketegangan regional yang memengaruhi jalur penerbangan dan pusat transit di wilayah Teluk.

“MotoGP mengkonfirmasi bahwa Grand Prix Qatar,  telah ditunda hingga 8 November karena situasi geopolitik yang sedang berlangsung di Timur Tengah,” tulis pernyataan resmi penyelenggara pada Minggu (15/3/26).

Penyelenggara menambahkan bahwa keputusan ini diambil setelah analisis kalender yang sangat mendalam. “Setelah melalui perencanaan skenario dan analisis kalender yang ekstensif, tanggal yang direvisi telah dipilih untuk memastikan gangguan minimal terhadap jadwal MotoGP secara keseluruhan.”

Penundaan GP Qatar memicu efek domino pada seri balapan lainnya di penghujung tahun 2026.

Berikut adalah rangkuman perubahan jadwal terbaru:

• GP Qatar: Digeser ke 8 November 2026.

• GP Portugal: Berlangsung pada 22 November 2026.

• GP Valencia (Penutup): Dipindahkan ke 29 November 2026.

Meskipun jadwal di Timur Tengah terganggu, seri balapan terdekat di Benua Amerika dipastikan tetap berjalan sesuai rencana, yakni GP Brasil (20-22 Maret) dan GP Amerika Serikat (27-29 Maret).

Dilansir dari Beritasatu.com, hingga saat ini, pembalap Aprilia, Marco Bezzecchi, masih memimpin klasemen sementara MotoGP 2026 setelah tampil dominan di putaran pembuka di Thailand. (P-*/wr)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025