Sapu bersih dua sesi terakhir MotoGP 2027, Carlo Pernat sebut Marc Marquez seperti ‘makhluk Mars’

Jeffrey Rawis
Kamis, 17 September 2026
2 menit membaca

PRIORITAS, 17/9/26 (Misano, Italia): Fakta telah menunjukkan, dalam dua seri terakhir MotoGP 2027, Marc Marquez sukses sapu bersih poin maksimal. Penampilan rider Ducati itu membuat pengamat MotoGP Carlo Pernat menyebutnya seperti makhluk dari Mars.

Marc Marquez menyapu bersih MotoGP San Marino di Misano dan Aragon. Ia meraih kemenangan pada Sprint Race dan balapan utama sehingga mengamankan 37 poin dalam satu akhir pekan.

Dengan hasil tersebut melanjutkan performa apik Marquez pada seri sebelumnya, ketika meraih 37 poin di MotoGP Aragon. Artinya, Marc mengumpulkan 74 poin maksimal dalam dua seri beruntun.

Marquez kini mampu mengendalikan situasi balapan

Pernat menilai, yang membuat Marquez berbeda bukan sekadar kecepatannya.

Juga gaya balap rider asal Spanyol itu dinilai sudah berubah seiring bertambahnya usia dan pengalaman.

Marc Marquez kini semakin matdng, sulit diprovokasi.

Marquez adalah makhluk Mars

Bagi Pernat, Marquez kini lebih mampu mengendalikan situasi balapan dibandingkan beberapa tahun lalu, tidak lagi terlalu sering mengambil risiko hingga berujung crash. Ia lebih baik dalam membaca kondisi dan mengelola balapan.

“Marquez adalah makhluk Mars. Bahkan seiring bertambahnya usia, dengan semua masalah yang pernah dia alami, dia mampu mengelola balapan dengan cara yang tidak bisa dilakukan pembalap lain,” ucapnya seperti dilansir Motosan.

“Kita selalu bersulang untuk Marquez. Dalam beberapa Grand Prix terakhir, kita selalu bersulang untuknya, sekarang sudah dua kali berturut-turut. Jika dia adalah Marquez empat atau lima tahun lalu, saya akan mengatakan tidak ada yang seperti dia dalam hal cara dia membalap, meskipun terkadang dia terjatuh.”

“Sekarang, gaya balapnya juga sudah berubah: dia tidak lagi terjatuh, dia mengelola situasi yang dihadapinya. Karena waktu terus berjalan, dia pernah mengalami masalah pada bahu, tetapi dia mampu mengatasi semuanya. Dan dia mengelolanya dengan sangat baik sampai-sampai, dalam tanda kutip, dia membuat pembalap lain terjatuh. Bukan karena dia mendorong mereka, tentu saja.”

Sebagaimana Detik.com melansir, pernyataan Pernat tersebut muncul setelah Marquez tampil dominan di Misano. Ia berhasil mengambil alih posisi terdepan setelah Marco Bezzecchi terjatuh dan kemudian menahan tekanan Jorge Martin sebelum meraih kemenangan.

Kini Marc Marquez berada di puncak klasemen MotoGP 2026 dengan 274 poin, sama dengan Jorge Martin tetapi unggul jumlah kemenangan.

Adapun kemenangan di Misano menjadi kemenangan GP kelimanya dalam tujuh balapan terakhir. (P-*/jr)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025