PRIORITAS, 16/9/26 (Batam): Kobaran api mengancam keselamatan kawasan sekitar Jembatan 2 Barelang Kota Batam pada Rabu (16/9/2026). Bahkan, Komandan Yonif Raider 136/Tuah Sakti Letkol Inf Yudi Satria Prabowo menerjunkan 30 prajurit guna menjinakkan amukan si jago merah. “Api saat ini sudah berhasil dipadamkan. Namun, kami masih melakukan pendinginan,” kata Danki Yonif Raider 136/Tuah Sakti Kapten Inf Sumarlin di Kepulauan Riau.
Sementara itu, tim gabungan TNI, Brimob Polda Kepri, dan Damkar Kota Batam memblokir pergerakan titik api. Sebab, kondisi musim kemarau memicu penyebaran material kebakaran ke area persemakmuran sekitar. Selain itu, Danki Yonif Raider 136/Tuah Sakti Kapten Inf Sumarlin mengingatkan masyarakat agar menghentikan kebiasaan membakar lahan. “Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran secara sembarangan,” tegasnya di lokasi kejadian.
Selanjutnya, petugas menyiramkan pasokan air secara berkala guna mematikan sisa-sisa bara api di bawah tanah. Oleh karena itu, personil gabungan bersiaga penuh di lokasi kejadian demi mencegah munculnya titik asap baru. Penyiraman intensif ini memastikan keamanan total pada kawasan infrastruktur Jembatan 2 Barelang.
Bukan hanya itu, sinergi lintas instansi mempercepat proses pemadaman serta isolasi area terdampak kebakaran. Di sana, para prajurit bersama petugas damkar menyisir seluruh sudut lahan yang sempat terbakar. Sebab itu, aparat mengimbau warga kawasan pesisir agar memperketat pengawasan bahaya api.
Prajurit Yonif Raider 136/Tuah Sakti bahu-membahu menyemprotkan air ke pusat kobaran api. Petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kota Batam menyiagakan armada tangki di sepanjang jalur utama Jembatan 2 Barelang. (P-*Ant-Gio R)