
PRIORITAS, 16/9/26 (Doha): Siang ini Beritaprioritas.com mendapat informasi dari Antara mengutip Kantor Berita Anadolu, yang melansir Arab Saudi mengeluarkan peringatan darurat pada Selasa (15/9/26) waktu setempat, terkait potensi bahaya di Jeddah, Makkah, dan Taif, yang terletak di wilayah barat negara itu. Sementara itu, Sekretariat Jenderal Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) mengecam keras serangan keji yang dilakukan kelompok Houthi dari Yaman terhadap Kota Makkah dan wilayah Madinah.
Bahkan, Kerajaan Saudi juga mengimbau warga untuk mencari tempat berlindung dan mengikuti petunjuk keselamatan resmi.
Adapun peringatan tersebut disampaikan melalui Platform Peringatan Dini Nasional untuk Keadaan Darurat, menurut Pertahanan Sipil Arab Saudi. Pihak otoritas Arab Saudi tidak menjelaskan jenis potensi bahaya yang dimaksud.
Yang pasti, warga diminta tetap tenang dan segera menuju tempat aman terdekat, terutama di dalam gedung atau ruangan bagian dalam yang jauh dari jendela, serta tetap berada di tempat yang aman hingga bahaya berlalu.
Bantahan Houthi
Sementara itu, kelompok gerakan Ansar Allah dari Yaman, dikenal sebagai (kelompok militan) Houthi, Selasa (15/9/26), menyatakan pihaknya tidak menimbulkan ancaman apa pun terhadap kota suci Makkah maupun situs-situs suci Islam lainnya di Arab Saudi, seperti dilansir Sputnik.
Padahal sebelumnya, pada hari itu, Badan Pertahanan Sipil Arab Saudi mengeluarkan peringatan serangan udara pertama kalinya untuk wilayah Makkah, lokasi banyaknya situs suci umat Islam.
“Kami dengan tegas membantah adanya ancaman apa pun dari Yaman terhadap kota suci Makkah maupun situs suci lainnya,” kata sumber militer seperti dikutip kantor berita kelolaan Houthi, Saba.
Karenanya, sumber tersebut mengecam peringatan tersebut sebagai rekayasa, tipu daya, dan disinformasi yang disebarluaskan Arab Saudi.
OKI mengecam
Di pihak lain, Sekretariat Jenderal Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) mengecam keras serangan keji yang dilakukan kelompok Houthi dari Yaman terhadap Kota Makkah dan wilayah Madinah.
Selain itu, OKI juga mengecam agresi berkelanjutan yang dilakukan Houthi terhadap Kerajaan Arab Saudi, menurut pernyataan OKI pada laman resminya, Rabu.
Kemudian OKI menyatakan serangan-serangan tersebut menimbulkan ketakutan di kalangan warga sipil yang tak berdosa, melanggar kesucian tempat-tempat suci dan masjid, serta memancing sentimen umat Islam di seluruh dunia.
Aksi terorisme
Lalu OKI juga menegaskan tindakan yang dilakukan kelompok Houthi terhadap tempat-tempat suci, masjid, dan infrastruktur sipil merupakan aksi terorisme yang bertentangan dengan nilai-nilai Islam serta norma, prinsip, dan hukum internasional.
Adapun pelanggaran terhadap kesucian tempat-tempat suci merupakan tindakan yang tidak dapat diterima dan ditoleransi. Oleh karena itu, para pelaku harus mendapat tindakan tegas dan upaya untuk mencegah pihak mana pun yang berani melanggar kesucian tempat-tempat tersebut harus diperkuat.
Juga OKI menyampaikan solidaritas penuh terhadap Kerajaan Arab Saudi dan mendukung segala langkah yang diambil oleh Kerajaan untuk menghalau agresor, menjaga kesucian tempat-tempat suci dan keselamatan umat Islam, serta melindungi keamanan dan kedaulatan negeri. (P-*/jr)