Negara-negara Eropa siap hadapi perang dengan Rusia

Zamir Ambia
Minggu, 8 Februari 2026
2 menit membaca

PRIORITAS, 8/2/26 (Jakarta): Duta Besar Rusia untuk Belgia, Denis Gonchar, menyatakan, negara-negara Eropa sedang membangun kesiapan mental publiknya untuk kemungkinan konfrontasi militer dengan Rusia. Pernyataan itu muncul seiring meningkatnya laju militerisasi di kawasan Eropa.

Gonchar menyampaikan pandangan tersebut dalam wawancara dengan RIA Novosti. Menurutnya, pergeseran kebijakan pertahanan serta narasi keamanan yang berkembang di Eropa mengindikasikan kecenderungan yang patut diwaspadai.

“Proses yang sangat negatif juga terjadi di lapangan. Eropa dengan cepat menjadi dimiliterisasi, ekonominya diubah menjadi ekonomi perang, dan penduduknya dipersiapkan untuk konflik bersenjata yang hampir tak terhindarkan dengan negara kami,” ucap Gonchar, Minggu (8/2/26), dikutip dari Reuters.

Ia mengingatkan, kebijakan tersebut berisiko menimbulkan konsekuensi serius yang sulit diperkirakan.

“Langkah dan tindakan nekat semacam itu tampak sangat berbahaya dan menimbulkan banyak konsekuensi yang tak terduga bagi kami,” ujarnya.

Pernyataan Gonchar disampaikan menyusul ajakan Sekretaris Jenderal NATO, Mark Rutte, kepada negara-negara Eropa agar menaikkan anggaran pertahanan guna menghadapi Rusia. Ajakan tersebut disampaikan dalam konferensi pers bersama Kanselir Jerman, Friedrich Merz.

Sasaran Rusia selanjutnya

Rutte mengajak negara-negara anggota NATO untuk menerapkan pendekatan berpikir militer, dengan menyebut aliansi tersebut berpeluang menjadi ‘sasaran Rusia selanjutnya’.

Di sisi lain, Kremlin menyatakan adanya komunikasi antara Moskow dan Paris pada level teknis. Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, menyebut kontak itu terjadi setelah Presiden Prancis Emmanuel Macron menyampaikan kesiapan untuk melanjutkan dialog dengan Presiden Rusia Vladimir Putin

“Memang, ada kontak tertentu di tingkat kerja, tetapi kami belum dapat mengumumkan hal penting apa pun dalam hal ini,” kata Peskov kepada wartawan dalam konferensi pers di Moskow, Rabu (4/2/26).

Langkah persiapan sedang dilakukan

Pernyataan itu disampaikan setelah Macron menyatakan, langkah persiapan sedang dilakukan untuk membuka kembali jalur dialog langsung dengan Putin.

“Ini sedang dipersiapkan dan diskusi teknis sedang berlangsung untuk mempersiapkannya,” ujar Macron kepada wartawan. Ia menegaskan proses tersebut dilakukan secara transparan dan melalui konsultasi dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy serta mitra utama Prancis di Eropa.

“Penting bagi Eropa untuk benar-benar membangun kembali saluran komunikasi mereka sendiri. Ini sedang dipersiapkan dari sudut pandang teknis. Saya pikir itu akan bermanfaat, tetapi saya tidak percaya bahwa Rusia saat ini bersedia untuk menyimpulkan perjanjian perdamaian dalam beberapa hari atau bahkan pekan mendatang,” tutur Macron. (P-Zamir)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025