

PRIORITAS, 15/5/2026 (Bintan): Sektor perikanan di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) memasuki babak baru dalam penguatan hilirisasi. Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono, bersama Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, meresmikan pabrik pengolahan ikan milik PT Bintan Intan Gemilang (BIG) di Jalan Nusantara, Kijang, Kabupaten Bintan, Kamis (14/5/2026).

Pabrik yang berdiri di atas lahan seluas 3,4 hektare ini menjadi simbol modernisasi industri perikanan lokal. Lokasinya yang hanya sekitar satu kilometer dari pelabuhan kontainer dinilai strategis untuk memangkas biaya logistik serta mempercepat distribusi produk olahan ikan ke pasar nasional maupun internasional.
Menteri Trenggono menegaskan, pemerintah kini memprioritaskan pembenahan sektor hulu guna menopang industri hilir. Salah satunya melalui program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), yang merupakan bagian dari agenda Presiden RI, Prabowo Subianto.
“Yang menjadi soal sekarang bukan hilirnya, tapi pembenahan hulunya yang belum beres. Kalau Kampung Nelayan itu jadi, saya jamin kualitas produknya bagus, dan Unit Pengolahan Ikan seperti PT BIG ini bisa menyerap hasilnya dengan maksimal,” ujar Trenggono.

Ia juga menyampaikan instruksi Presiden terkait perlindungan nelayan lokal. Pemerintah berencana membatasi operasional kapal besar dari luar daerah agar hasil tangkapan di perairan Kepri dapat dimanfaatkan optimal oleh nelayan setempat.
“Yang boleh mengambil langsung adalah nelayan daerah. Kapal dari Jawa akan saya stop. Jika peluang Kampung Nelayan ini tidak dimanfaatkan, maka kesempatan besar akan terlewat,” tegasnya.
Kepri menuju sentra perikanan nasional
Gubernur Ansar Ahmad menyambut positif kehadiran PT BIG sebagai bagian dari penguatan ekosistem industri perikanan terintegrasi di Kepri.
“Kehadiran PT BIG akan membuka peluang besar bagi penyerapan hasil tangkapan nelayan, menciptakan lapangan kerja, dan memberikan nilai tambah bagi produk perikanan Kepri,” kata Ansar.
Pemerintah Provinsi Kepri, lanjutnya, siap bersinergi dengan pemerintah pusat dan pelaku industri untuk menyukseskan program KNMP di wilayah kepulauan.
“Kepri memiliki potensi laut yang luar biasa. Dengan sinergi antara pusat, daerah, dan pelaku industri, sektor perikanan akan menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi,” ungkapnya.
Hadirnya pabrik ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan Unit Pengolahan Ikan (UPI) lainnya di Kepulauan Riau, seiring dengan penguatan ekosistem nelayan di sektor hulu. (P-jeff K

