PRIORITAS, 13/1/26 (Hobart): Petenis putri kebanggaan Indonesia, Janice Tjen, mengalami hari yang penuh warna di ajang WTA 250 Hobart, Australia.
Meski harus menelan pil pahit di sektor tunggal, Janice Tjen melaju mulus ke babak perempat final di nomor ganda putri pada laga Selasa (13/1/26).
Berpasangan dengan petenis asal Polandia, Katarzyna Piter, Janice sukses membungkam ganda tuan rumah, Gabriella Da Silva Fick/Alexandra Osborne.
Pertarungan berlangsung sengit hingga harus diselesaikan melalui drama super tiebreak dengan skor akhir 3-6, 6-4, 10-5.
Comeback manis di sektor ganda
Pasangan ganda lintas negara ini menunjukkan mental baja. Sempat tertinggal di set pertama, Janice/Piter bangkit dengan mengandalkan servis yang solid.
Data statistik WTA mencatat mereka memenangkan 79,1 persen poin dari servis pertama.
Dalam durasi satu jam 17 menit, pasangan ini juga mencatatkan dua ace yang menjadi kunci kemenangan mereka untuk mengamankan tiket babak delapan besar.
Di babak perempat final nanti, ujian berat sudah menanti. Janice Tjen melaju untuk menantang pasangan ganda Ukraina-Jepang, Nadiia Kichenok/Makoto Ninomiya.
Lawan mereka ini baru saja membuat kejutan dengan menyingkirkan unggulan kedua, Hao-Ching Chan/Xianyu Jang, lewat permainan straight set 7-5, 7-5.
Pelajaran berharga di tunggal
Sayangnya, keberhasilan di ganda tidak menular ke nomor tunggal. Janice Tjen (23 tahun) harus mengakui keunggulan petenis muda Amerika Serikat (AS) yang sedang naik daun, Iva Jovic.
Menghadapi petenis 18 tahun yang baru saja menembus peringkat Top 30 dunia tersebut, Janice kesulitan keluar dari tekanan.
Meski unggul dalam jumlah ace, Janice tak mampu membendung dominasi permainan lawan.
Pertandingan tunggal tersebut berakhir cepat dalam 57 menit. Janice hanya mampu mencuri satu gim dan menyerah dengan skor telak 0-6, 1-6.
Hasil ini menambah catatan kurang maksimal di awal tahun, setelah sebelumnya di Auckland pekan lalu, ia juga terhenti di babak pertama oleh petenis Inggris, Sonay Kartal, lewat pertarungan rubber set.
Rekam jejak gemilang
Meski mengawali tur Australia dengan hasil campur aduk, performa Janice Tjen tetap patut diperhitungkan.
Ia menutup musim lalu dengan gemilang, termasuk menyabet gelar juara di WTA 250 Chennai Open India bersama kompatriotnya, Aldila Sutjiadi, pada bulan November 2025.
Prestasi Janice di level regional juga mentereng. Pada SEA Games 2025 di Thailand, ia menjadi pahlawan bagi Indonesia dengan mempersembahkan medali emas ganda putri bersama Aldila, medali emas beregu putri, serta medali perunggu di nomor tunggal putri. (P-Khalied M)