Wakil Bupati (Wabup) Minahasa Vanda Sarundajang (Vasung) depan.
PRIORITAS, 24/2/26 (Manado): Pentingnya integrasi sistem digital dalam tata kelola keuangan untuk menjaga stabilitas ekonomi dan mencegah kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD). Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Minahasa Vanda Sarundajang (Vasung) dalam High Level Meeting (HLM) bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) se-Sulawesi Utara di Kantor Perwakilan Bank Indonesia, Manado, Senin (23/2/26).
Pada pertemuan yang dipimpin Gubernur Sulut Yulius Selvanus Komaling ini, dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) optimalisasi PAD antara pemerintah provinsi, 15 kabupaten/kota, dan Bank SulutGo. “Kehadiran Pemkab Minahasa adalah komitmen kami mendukung stabilitas ekonomi melalui transformasi digital demi pertumbuhan yang inklusif,” ujar Vanda.
Kesepakatan ini bertujuan memperkuat sistem transaksi nontunai guna meminimalisir penyimpangan anggaran. Vanda menambahkan, digitalisasi di Minahasa diharapkan mampu memperkuat kemandirian fiskal dan transparansi layanan keuangan.
Selain urusan anggaran, Pemkab Minahasa juga fokus mengintegrasikan koordinasi lintas instansi, termasuk Dinas Pertanian, untuk mengawal rantai pasok pangan dan mengendalikan fluktuasi harga pasar. Dikutip dari Istananews, wabup hadir didampingi tim teknis, mulai dari jajaran Bapenda hingga Dinas Pertanian. (P-*/wr)