
PRIORITAS, 13/1/26 (Tangerang Selatan): Hujan deras dan genangan tak menghentikan langkah warga RW 007 Kelurahan Pamulang Timur membangun kemandirian pangan. Senin (12/1/26) pagi, kawasan ini resmi mencanangkan program Ketahanan Pangan Budidaya Lele, sebuah inisiatif produktif di tengah tantangan cuaca ekstrem yang kerap melanda.
Acara pencanangan berlangsung di tengah genangan air di beberapa titik akses lingkungan, namun semangat warga tetap tinggi. Lurah Pamulang Timur Ade Heri Sutiawan hadir bersama perangkat kelurahan dan tim Penyuluh Ketahanan Pangan Kota Tangerang Selatan untuk memimpin pengumuman program ini.
Dalam kesempatan itu, Ade Heri Sutiawan menegaskan bahwa lele dipilih karena karakteristiknya yang kuat, termasuk kemampuan bertahan pada fluktuasi kondisi air yang sering terjadi selama musim hujan dan banjir.
Panitia pelaksana juga menghadirkan tim penyuluh untuk memberikan panduan teknis budidaya lele. Mereka menjelaskan cara menjaga kualitas air kolam, termasuk teknik pemeliharaan pH dan penanganan kolam saat hujan turun deras.
Warga RW 007 menyambut positif inisiatif ini. Bagi mereka, budidaya lele bukan sekadar program simbolik, tetapi solusi nyata untuk menciptakan sumber protein sendiri. Dengan adanya kolam lele, warga berharap dapat mengurangi ketergantungan pada pasokan dari luar sekaligus menjaga stabilitas gizi keluarga di tengah musim hujan.
Program ini juga menjadi bagian dari upaya yang lebih luas untuk memperkuat ketahanan pangan komunitas di kawasan yang sering menghadapi tantangan lingkungan dan akses logistik yang terganggu akibat banjir. (P-Khalied M)