
Menyadari dengan cepat kehadiran tikus di rumah kita adalah cara tepat agar tikus-tikus sebagai penular wabah pes tidak sampai berkembang biak dan membahayakan kita. (Ist.)PRIORITAS, 14/4/26 (Jakarta): Tikus merupakan hewan penyebab utama pembawa dan penular wabah pes. Terkait berita tentang potensi wabah pes kembali melanda Indonesia yang diumumkan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), tak ada salahnya menyegarkan ingatan kita tentang keberadaan tikus di rumah kita, dan cara membasminya.

Dihimpun dari berbagai sumber, salah satunya dari macropest.id, inilah enam tanda-tanda tikus sudah bersarang di rumah kita.
Salah satu tanda tanda tikus paling jelas dan mengkhawatirkan dari keberadaan tikus di tempat usaha Anda adalah penemuan kotoran mereka. Kotoran tikus biasanya berukuran kecil, berwarna gelap, dan tajam di kedua ujungnya.
Biasanya anda menemukan kotoran ini di dapur, gudang, atau tempat yang tidak dijangkau. Munculnya kotoran tidak hanya menandakan keberadaan tikus tetapi juga risiko kontaminasi pada area yang mereka lewati.

Tikus memiliki gigi yang sangat kuat dan terus tumbuh yang memaksa mereka untuk menggigit berbagai bahan untuk mempertajam gigi mereka. Hal ini menjadi pertanda tikus ada di sekiyat Anda, di rumah atau dikantor.
Periksa secara teratur kabel, furnitur, dan bahan lain di sekitar tempat Anda. Bekas gigitan pada objek-objek ini bukan hanya merusak secara estetika tetapi juga bisa menyebabkan kerusakan lebih serius seperti korsleting listrik yang berpotensi memicu kebakaran.
Tikus bisa membuat sarang dari apa saja yang mereka temukan, mulai dari kertas, tembok yang bolong, hingga ruang kosong di dalam mesin kulkas.
Periksa sudut-sudut ruangan, di balik meja, atau tempat yang jarang dijangkau dan tidak pernah dilihat. Menemukan sarang tikus tidak hanya tanda tanda tikus beraktivitas di sana namun menandakan tempat berkembang biaknya tikus.
Biasanya tikus melakukan aktivitas di malam hari. Suara gesekan atau gerakan di langit-langit dan dinding menjadi tanda tikus sedang beraktivitas, mencari makan atau membangun sarang. Jangan abaikan suara ini sebagai hal biasa.
Bulu atau ekor tikus sering terlihat di lapisan debu atau kotoran yang menumpuk. Jejak ini bisa menjadi tanda tanda tikus membuat sarang atau area pusat aktivitas tikus. Jika anda menemukan bulu atau ekor, tanda ini menjadi tanda area yang harus dibersihkan dan dijaga.
Tikus meninggalkan bau khas yang amis yang menyengat, terutama di dekat sarang mereka. Bau ini bukan hanya tidak sedap tapi juga tanda tanda tikus sudah merasa cukup nyaman untuk bertahan di lokasi tersebut.

Selain menjadi penyebar wabah pes, jika tikus menggigit manusia juga sangat berbahaya. Demam gigitan tikus atau ‘rat bite fever’ bisa terjadi karena tikus dapat mentransfer dua jenis bakteri berbahaya, yaitu ‘Streptobacillus moniliformis’ (banyak di Amerika Utara) dan ‘Spirillum minus’ (banyak di Asia). (Source: klikdokter.com)
Tiga cara efektif membasmi tikus
Racun tikus merupakan salah satu cara paling umum yang digunakan untuk membasmi tikus. Racun ini biasanya mengandung antikoagulan yang bekerja dengan mengganggu mekanisme pembekuan darah pada tikus, sehingga menyebabkan mereka mati karena pendarahan internal.
Penggunaan racun tikus harus dilakukan dengan hati-hati dan sesuai petunjuk pada kemasan, karena racun ini juga berpotensi berbahaya bagi hewan peliharaan dan manusia jika tidak digunakan dengan benar.
Pastikan untuk menempatkan racun di lokasi yang sulit dijangkau oleh anak-anak dan hewan peliharaan.
Perangkap tikus adalah alternatif yang lebih aman dibandingkan racun jika Anda khawatir tentang keamanan hewan peliharaan atau anak-anak. Ada dua jenis perangkap tikus yang populer digunakan yaitu lem tikus dan perangkap tikus.
Perangkap lem bekerja dengan cara menjebak tikus di atas lem yang sangat lengket, sementara perangkap jepit membunuh tikus dengan menjepit kepala atau badan tikus sangat cepat dan kencang.
Ada pula perangkap tikus berupa kurungan yang menjebak tikus masuk ke dalam memakan umpan dan tidak bisa keluar lagi.
Belakangan berkembang temuan kreatif tentang perangkap tikus, antara lain yang terbuat dari gallon. Bahkan ada yang lebih modern menggunakan perangkap listrik (electric trap), yaitu menggunakan baterai untuk memberikan kejutan listrik tegangan tinggi yang langsung membunuh tikus di dalam unit perangkap.
Sementara ada yang hanya bersifat mengusir tikus dengan menggunakan gelombang ultra sonic. Alat seperti ini biasanya tidak hanya mengusir tikus tapi juga hewan lain seperti kecoa dan nyamuk.

Alat pengusir tikus modern, menggunakan gelombang ‘ultra sonic’. (Courtesy: jakartanotebook.com)
Menggunakan jasa pest control bisa menjadi solusi paling efektif untuk masalah tikus yang serius atau berulang. Biasanya, mebuntuhkan waktu lama untuk tikus kembali lagi ke lokasi semula.
Selain cara-cara di atas, kita dapat menemukan sejumlah gagasan lain agar tikus jauh-jauh dari lingkungan sekitar kita, seperti menabur kopi, mengiris daun salam, daun pandan, dan sebagainya.
Menghadapi masalah tikus memang bisa merepotkan, tetapi dengan metode yang tepat, Anda dapat mengatasi masalah ini secara efektif. Baik memilih racun, perangkap, atau jasa pest control, dan cara-cara lain, baik konvensional mauoun modern, pertimbangkan dengan baik situasi spesifik Anda untuk memilih solusi yang paling sesuai dan aman.
Selalu ingat, kebersihan adalah kunci utama menghindari tikus bersarang di tempat Anda. Jaga kebersihan rumah dan tempat kerja serta lingkungan Anda untuk mengurangi risiko hama tikus yang mengancam kenyamanan dan kesehatan Anda dan keluarga. (P-*/hdt)

