Amorin bungkam soal transfer MU, dugaan adanya keretakan dengan manajemen

Wolter Rumapar
Minggu, 4 Januari 2026
BOLA 0 669
3 menit membaca


PRIORITAS, 4/1/26 (Manchester):
Dalam konferensi pers jelang laga melawan Leeds pada putaran ke-20 Liga Premier, Manajer MU Ruben Amorim memilih bungkam ketika ditanya soal rencana transfer pemain Januari 2026. Berbeda dari kebiasaannya, pelatih asal Portugal itu hanya memberi jawaban singkat dan mengelak, seraya menegaskan bahwa belum ada diskusi apa pun dengan klub terkait penambahan pemain di bursa transfer musim dingin.


Sikapnya ini memicu spekulasi adanya keretakan hubungan dengan manajemen klub, khususnya direktur sepak bola Jason Wilcox. Sikap Amorin memperkuat tanda tanya setelah pernyataan Amorim pada 24 Desember lalu yang menyebut idealnnya butuh banyak uang.

Saat itu, ia mengakui bahwa penerapan formasi 3-4-3 secara ideal membutuhkan banyak uang dan waktu bagi Manchester United. “Saya mulai mengerti bahwa itu tidak akan terjadi. Jadi, mungkin saya harus beradaptasi,” ujar Amorim saat Hari Natal, pernyataan yang langsung memicu spekulasi adanya perbedaan pandangan dengan manajemen klub.

Dari pihak manajemen Manchester United, klub disebut tidak menutup kemungkinan mendatangkan pemain baru pada Januari. Namun, Setan Merah tidak ingin panik di bursa transfer pertengahan musim. Fokus utama klub adalah mempercepat rencana transfer musim panas.


MU butuh gelandang bertahan

Manchester United masih membutuhkan gelandang bertahan. Klub sempat mengejar Antoine Semenyo, tetapi peluang tersebut dikabarkan terancam kalah bersaing dengan Manchester City. Awalnya, Amorim tampak sejalan dengan strategi klub. Namun, sikapnya berubah ketika pertanyaan soal transfer kembali muncul.

Saat diingatkan mengenai komentarnya tentang kebutuhan dana besar untuk perubahan formasi, Amorim kembali menutup pembahasan. “Saya tidak ingin membicarakan hal itu. Saya hanya fokus pada pertandingan melawan Leeds,” ujarnya. Ketika ditanya apakah ada informasi terbaru atau perubahan anggaran dari Jason Wilcox, Amorim tetap menghindar sambil tersenyum.

“Saya tidak ingin membicarakan hal itu. Tapi Anda sangat pintar,” ucap dia. Ini menjadi pertama kalinya dalam 14 bulan Amorim di Old Trafford memperlihatkan tanda ketidaksepahaman dengan hierarki klub. Meski belum tergolong serius, situasi ini memunculkan banyak pertanyaan di tengah kondisi skuad Manchester United yang pincang.

Sejumlah pemain kunci seperti Mason Mount, Bruno Fernandes, Harry Maguire, Matthijs de Ligt, dan Kobbie Mainoo tengah dibekap cedera. Sementara itu, Amad Diallo, Bryan Mbeumo, dan Noussair Mazraoui absen karena membela negara masing-masing di Piala Afrika 2025 dikutip Beritasatu.com. “Kedengarannya seperti alasan, tetapi kehilangan Fernandes, Diallo, dan Mbeumo sekaligus benar-benar nasib buruk,” kata Amorim.

“Mereka bertanggung jawab atas sebagian besar kreativitas dan bola mati. Ketika Anda kehilangan ketiganya, tim mana pun akan kesulitan,” ungkapnya. Saat ini, Manchester United berada di peringkat keenam klasemen Liga Premier. Namun, Amorim mengingatkan bahwa jarak dengan para pesaing sangat tipis. (P-wr)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan