Militer Rusia disebut bajingan sakit jiwa karena sering bom kandang hewan

Jeffry Wuisan
Sabtu, 7 Februari 2026
3 menit membaca

PRIORITAS, 7/2/26 (Kyiv): Masyarakat Ukraina menjuluki militer Rusia adalah orang-orang gila dan biadab karena sering mengebom kandang-kandang hewan.

“Militer Rusia adalah bajingan yang sakit jiwa”, kata seorang warga Ukraina dalam postingannya di X, seperti dikutip Beritaprioritas.com, hari Sabtu (7/2/2026).

Sebuah drone bermuatan bom untuk kesekian kalinya menghantam tempat penampungan hewan di Ukraina selatan pada Jumat pagi waktu setempat, membunuh sedikitnya 10 anjing dan melukai beberapa lainnya.

Seorang reporter kantor berita Perancis, AFP,  di lokasi kejadian melihat para sukarelawan menangis sedih, beberapa saling berpelukan setelah melihat sejumlah anjing yang mereka rawat sepeuh hati, mati terkapar di tanah.

Beberapa di antaranya penuh luka ledakan dan terjepit di reruntuhan bangunan yang hancur akibat serangan drone bunuh diri Rusia.

Dua staf pemelihara hewan menangis sedih usai melihat sejumlah anjing mati akibat serangan militer Rusia terhadap kandang anjing di Ukraina Selatan.(antongerashchenko)

 

Seorang sukarelawan terlihat tergopoh-gopoh membawa seekor anjing yang mati menggunakan gerobak dorong.

“Ini mengerikan. Anjing-anjing itu tercabik-cabik oleh pecahan peluru, potongan-potongan tubuh mereka menempel di pagar. Sangat sulit bagi saya untuk membicarakannya,” kata seorang relawan berusia 18 tahun, Alina Fober.

“Saya sangat kasihan pada anjing-anjing itu. Saya mengenal mereka semua, membantu mereka. Mereka adalah anjing-anjing yang sangat baik dan cantik,” tambahnya.

Serangan itu terjadi sekitar pukul 09.00 pagi (0700 GMT), kata Iryna, seorang anggota staf berusia 41 tahun, kepada AFP.

“Kami mendengar suara dengung yang mengerikan, lalu sebuah ledakan,” katanya.

“Pemandangan di luar sangat mengerikan,” ujarnya seperti dirilis France24.

“Semua anjing yang ada di sana saat itu, tepat di sini, sudah mati. Kandang, pepohonan, puing-puing, asap, api. Itu menakutkan”, paparnya.

Militer Rusia melakukan serangan drone pembawa bom ke kandang hewan di Ukraina Selatan menyebabkan 10 anjing peliharaan mati.(philjeudi)

 

Penderitaan pada hewan

Warga Ukraina sangat heran militer Rusia sangat suka menyerang kandang hewan.

Tempat penampungan hewan yang terkena dampak serangan itu, dikenal sebagai “Give Me Your Paw, My Friend”, terletak sekitar 30 kilometer (19 mil) dari garis depan di kota Zaporizhzhia, Ukraina.

Menurut para staf pemelihara, tempat itu telah menampung hewan-hewan terutama anjing yang diselamatkan selama lebih dari satu dekade.

Sejumlah anjing yang masih hidup buru-buru diselamatkan para petugas, dan beberapa di antaranya penuh luka serius di beberapa bagian tubuh mereka.

Selain memicu krisis kemanusiaan terbesar di Eropa sejak Perang Dunia II, invasi Rusia ke Ukraina selama empat tahun  juga menyebabkan penderitaan langsung pada hewan.

Serangan pesawat tak berawak Rusia terhadap sebuah peternakan di wilayah Kharkiv, Ukraina timur laut, Oktober tahun lalu menewaskan sekitar 13.000 babi, menurut petugas penyelamat.

Ribuan babi mati terpanggang akibat serangan bom militer Rusia di peternakan dekat Kharkiv, Ukraina.(@victoriaslog)

 

Sebulan sebelumnya, serangan Rusia terhadap sebuah klub berkuda di dekat Kyiv menyebabkan tujuh ekor kuda mati.

Pada 27 April 2025, akibat serangan bom malam hari di sebuah peternakan di wilayah Kharkiv, lebih dari 90 sapi dilaporkan mati. Yang lain mati terpanggang di dalam kandang yang terbakar akibat ledakan serangan militer Rusia.

Sebelumna 1 April 2022 tentara Rusia menembaki ratusan sapi hingga mati juga di dekat Kharkiv.

Ada dugaan tindakan keji tentara Rusia terhadap hewan di peternakan adalah upaya untuk membuat jutaan warga Ukraina kelaparan terus berlanjut.(P-Jeffry W)

 

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025