Elon Musk langsung blokir militer Rusia pakai Starlink curian

Jeffry Wuisan
Senin, 2 Februari 2026
4 menit membaca

PRIORITAS, 2/2/26 (Washington): Pemilik Space-X, Elon Musk, melakukan respon cepat dengan langsung memblokir militer Rusia yang menggunakan perangkat jaringan internet Starlink curian,  untuk dipakai pada drone (pesawat nirawak) dalam menyerang wilayah Ukraina.

“Tampaknya langkah-langkah yang kita ambil untuk menghentikan penggunaan Starlink tanpa izin oleh Rusia telah berhasil. Beri tahu kami jika ada hal lain yang perlu dilakukan”, kata Elon Musk dalam platform media sosialnya, X, seperti dikutip Beritaprioritas.com, hari Senin (2/2/2026).

Menurut Musk yang juga CEO SpaceX, pihak perusahaannya telah melakukan upaya cepat untuk menghentikan militer Rusia menggunakan Starlink secara ilegal.

Menteri Pertahanan Ukraina mengatakan sudah melihat ‘hasil nyata’ dari pemblokiran penggunaan Starlink Rusia.

“Terima kasih telah berdiri bersama kami. Anda adalah pejuang kebebasan sejati dan sahabat sejati rakyat Ukraina,” balas Fedorov kepada Musk di X.

Saat terjadi invasi Rusia pada tahun 2023 lalu,  Elon Musk menyumbang puluhan ribu perangkat Starlink kepada pasukan militer Ukraina.

Selama beberapa tahun berperang, ada sejumlah perangkat Starlink milik tentara Ukraina yang diserang di lapangan, dan berhasil dicuri militer Rusia.

Perangkat Starlink curian itulah yang dipasang Rusia di sejumlah drone milik mereka, untuk menyerang lebih jauh ke dalam wilayah Ukraina.

 

 

Komunikasi medan

Militer Kyiv bergantung pada puluhan ribu koneksi internet Starlink berbasis satelit untuk komunikasi medan perang dan untuk mengendalikan beberapa misi drone.

Militer Ukraina pekan lalu menyatakan telah menemukan terminal Starlink pada drone jarak jauh,  yang digunakan dalam serangan Rusia.

Militer Rusia ternyata memasang antena satelit Starlink pada drone mereka,  untuk menghindari gangguan sinyal Ukraina dan menyerang target jauh di belakang garis pertempuran.

Pada Drone BM-35 yang berhasil ditembak jatuh, militer  Ukraina menemukan telah dilengkapi dengan terminal yang terhubung ke internet Starlink.

Musuh Ukraina itu rupanya menggunakan komunikasi satelit, LTE Ukraina dan “jaringan mesh” (rantai pengulang),  untuk mengendalikan UAV dari jarak jauh.

Selain drone BM-35, Rusia juga memasang Starlink curian pada drone Shahed, Italmas dan Molniya.

Militer Ukraina menangkap drone kamikaze Molniya-2 buatan Rusia menggunakan konektivitas Starlink curian.(ukrainedefence)

 

Respon cepat

Menteri Pertahanan Ukraina,  Mykhailo Fedorov, langsung menghubungi pihak Elon Musk dan dengan cepat merespon melakukan pelacakan dan pemblokiran terhadap Starlink ilegal Rusia.

Fedorov juga  mengatakan sedang mengembangkan sistem yang hanya akan mengizinkan terminal Starlink resmi untuk beroperasi di wilayah Ukraina.

“Ukraina, bersama dengan @Starlink, telah mengambil langkah pertama yang memberikan hasil cepat dalam melawan drone Rusia,” tulisnya di X.

“Langkah selanjutnya adalah menerapkan sistem yang hanya mengizinkan terminal resmi untuk beroperasi di wilayah Ukraina”, tambahnya.

Dalam sebuah unggahan di media sosial pada Februari 2024, SpaceX menyatakan mereka tidak menjual atau mengirimkan Starlink ke Rusia, dan tidak melakukan bisnis apa pun dengan pemerintah Rusia atau militernya.

Elon Musk mengaktifkan layanan jaringan internet Starlink di Ukraina pada tahun 2022,  setelah Kyiv memohon bantuan pada hari-hari pertama setelah invasi skala penuh Rusia.

Penasihat Fedorov, Serhii Beskrestnov, mengatakan semua tindakan ini ditujukan pada satu tujuan untuk melindungi penduduk negara kita (baik militer maupun sipil) “Dan infrastruktur kita dari ancaman serangan musuh (pesawat tanpa awak),” kata Beskrestnov.

 

Melindungi masyarakat

Menurut Fedorov, terminal Starlink yang belum terverifikasi akan dinonaktifkan.

Dalam situs Army Inform Ukraine, menyebutkan dalam beberapa hari mendatang, Kementerian Pertahanan Ukraina akan menerbitkan instruksi resmi,  untuk pengguna Starlink Ukraina tentang verifikasi dan registrasi cepat terminal.

Terminal yang terverifikasi akan terus berfungsi. Sedangkan Terminal yang tidak terverifikasi akan diputus — untuk memblokir penggunaan Rusia.

“Harap bersiap untuk bertindak cepat. Prosesnya akan sederhana, cepat, dan ramah pengguna, tetapi kecepatan sangat penting untuk keamanan nasional”, tulis situs tersebut.

Pihak Ukraina menekankan sistem pembaruan jaringan internet Starlink di Ukraina bertujuan untuk melindungi nyawa masyarakat, infrastruktur dan komunikasi di Ukraina.

“Yang terpenting memutus jalur musuh. Pembaruan dan instruksi akan segera hadir. Tetap waspada. Tetap terhubung”, tegas pernyataan itu.(P-Jeffry W)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025