
Korban banjir di Tanjungpinang sudah tinggalkan lokasi pengungsian. Foto:
Banjir di jalan Adi Sucipto Kota Tanjungpinang, terjadi kemacetan lalu lintas akibat banjir. (Istimewa)PRIORITAS, 24/1/2026 (Tanjungpinang): Sekitar 50 warga korban banjir di Kecamatan Bukit Bestari, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, telah kembali ke rumah masing-masing setelah kondisi banjir berangsur surut.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Tanjungpinang, Teguh Susanto, mengatakan para korban yang sebelumnya mengungsi di Kantor Camat Bukit Bestari telah meninggalkan lokasi pengungsian sejak dua hari terakhir. Hingga Senin malam, sempat tercatat sekitar 30 orang masih mengungsi, namun kini seluruhnya telah pulang.
Selama masa pengungsian, Pemko Tanjungpinang menyediakan bantuan logistik, makanan, serta dapur umum bagi para korban. Pemerintah daerah juga memastikan perbaikan fasilitas umum yang rusak akibat banjir, angin kencang, dan tanah longsor dilakukan segera.
BPBD Tanjungpinang mencatat sedikitnya 16 titik terdampak banjir, longsor, dan pohon tumbang akibat hujan deras yang terjadi pada Kamis hingga Jumat pekan lalu. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, satu unit mobil mengalami kerusakan akibat tertimpa pohon.

BMKG Tanjungpinang menyebut cuaca ekstrem dipicu fenomena Borneo Vortex yang menyebabkan curah hujan tinggi dan merata di wilayah Pulau Bintan. Dalam sepekan ke depan, cuaca diperkirakan masih berpotensi hujan ringan hingga sedang secara lokal, dengan gelombang laut mencapai 2,5 meter. (P-Jeff K)

