Pramugari berdarah Tondano ini hilang usai laka pesawat di Maros

Khalied Malvino
Senin, 19 Januari 2026
1 menit membaca

PRIORITAS, 19/1/26 (Maros): Pramugari berdarah Tondano, Florencia Lolita menjadi sorotan publik setelah pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) jatuh di Gunung Bulusaraung, Maros, Sulawesi Selatan. Hingga kini, Florencia belum berhasil ditemukan oleh tim SAR.

Sebelumnya, tim SAR gabungan berhasil mengangkut satu korban laki-laki dari jurang sekitar 200 meter di bawah tebing, dekat serpihan pesawat. Penemuan ini dikonfirmasi langsung oleh Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Bangun Nawoko, serta Kepala Basarnas Makassar, Muhammad Arif Anwar.

“Kami menemukan satu korban laki-laki di koordinat 04º 54’ 44”S dan 119º 44’ 48”E, sekitar 200 meter ke bawah tebing,” jelas Arif dalam keterangan resmi, dikutip Senin (19/1/26).

Florencia Lolita sebenarnya sudah berpengalaman di dunia penerbangan, meski baru bergabung dengan IAT selama tiga bulan sejak November 2025. Sebelumnya, ia berkarier di maskapai ternama lain di Indonesia.

Terus berupaya cari Florencia

Tim SAR terus berupaya mencari Florencia di medan yang sulit dan curam. Masyarakat pun mengikuti perkembangan pencarian dengan harapan pramugari tersebut segera ditemukan dalam kondisi selamat.

Kecelakaan ini menjadi pengingat pentingnya keselamatan penerbangan, terutama di jalur pegunungan Sulawesi Selatan, sekaligus menyoroti keberanian awak kabin yang menghadapi risiko tinggi setiap hari. (P-Khalied M)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025