
Indonesia dalam peta.(Dok/indozone.id)PRIORITAS, 4/1/26 (Jakarta): Studi terbaru Universitas Harvard disebutkan Indonesia menempati urutan teratas untuk tingkat perkembangan atau flourishing. Bahkan posisi itu jauh di atas yang didapatkan AS.

Adapun studi Global Flourishing Study dipublikasikan di jurnal Nature Mental Health sebagaimana dilansir dari CNBC Indonesia. Ini melibatkan lebih dari 203 ribu responden dari 22 negara tentang kesehatan, kebahagiaan, makna hidup, karakter, hubungan sosial, keamanan finansial, dan spiritual.
Disebutkan orang-orang Indonesia sebagai yang paling berkembang dengan skor 8,3. Berikutnya ada nama Israel (7,87), Filipina (7,71), Meksiko (7,64), dan Polandia (7,55).
Amerika ke-12

Sedangkan AS berada di peringkat ke-12. Negara maju lainnya, Inggris berada di peringkat ke-20 dari 22 negara. Para peneliti mengatakan temuannya menyoroti soal uang bukanlah segalanya. Jadi kesejahteraan bukan hanya terkait kekayaan atau kesehatan fisik semata.
“Berkembang itu multidimensi, dan berbagai negara berkembang dengan cara yang berbeda,” kata tim peneliti dalam studi mereka.
Bahkan mereka mencatat banyak negara maju mencatat skor tinggi untuk keamanan finansial. Namun di sisi lain rendah dalam aspek makna hidup, hubungan sosial, dan karakter pro-sosial.
Jepang paling tidak berkembang
Sementara itu, Jepang ditemukan menjadi negara dengan masyarakat yang paling tidak berkembang dengan skor 5,89. Diikuti oleh Turki (6,32), Inggris (6,79), India (6,87) dan Spanyol (6,9).
Para responden Jepang paling kecil kemungkinan menjawab ‘ya’ untuk pertanyaan apakah memiliki teman dekat. Sebaliknya di Indonesia unggul untuk aspek hubungan sosial dan pro sosial, faktor yang menciptakan keterhubungan dan komunitas yang kuat. (P-*r/am)

