Natal 2025 di Gereja Immanuel tekankan gaya hidup sederhana dan kepedulian sosial

Zamir Ambia
Kamis, 25 Desember 2025
NEWS Religi 0 529
2 menit membaca

PRIORITAS, 25/12/25 (Jakarta): Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat (GPIB) Immanuel Jakarta menempatkan perayaan Natal 2025 sebagai momentum untuk mengajak jemaat menjalani hidup yang bersahaja serta memperkuat kepedulian sosial. Pesan itu disampaikan sebagai respons atas berbagai bencana alam yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera menjelang Natal.


Melalui tema Natal 2025, “Allah Memulihkan Kehidupan Seluruh Ciptaan”, yang diangkat dalam ibadah Kamis (25/12/25), GPIB Immanuel menekankan pentingnya pemulihan relasi manusia dengan Tuhan, sesama manusia, serta alam semesta.

Pendeta Utama GPIB Immanuel Jakarta, Abraham Ruben Persang, menuturkan, tema tersebut dimaksudkan sebagai pengingat, esensi Natal tidak sebatas perayaan di kalangan umat Kristiani. Natal juga menjadi sarana perenungan terhadap situasi sosial dan kemanusiaan bangsa, termasuk bencana alam yang melanda sejumlah provinsi di Sumatera.

Ruben menyampaikan, tema Natal tahun ini sebenarnya telah disusun sejak April 2025 melalui refleksi atas dinamika kehidupan masyarakat dan perjalanan bangsa. Namun, rangkaian bencana alam yang terjadi menjelang Natal justru kian menguatkan relevansi pesan tersebut.


“Memang kami tidak menyangka akan terjadi bencana di tiga provinsi di Sumatera, tetapi justru tema ini semakin menegaskan bahwa pesan kitab suci bukan hanya untuk internal gereja, melainkan juga untuk bangsa ini,” ujarnya saat ditemui, Kamis (25/12/25).

Elemen ciptaan hingga pohon doa

Pesan tentang kesederhanaan turut ditampilkan secara visual lewat ornamen Natal di Gereja Immanuel Jakarta. Dekorasi tahun ini dirancang secara sederhana dengan menghadirkan elemen ciptaan, seperti miniatur hewan, serta pohon doa yang dihiasi kertas berisi doa dan pergumulan jemaat.

“Di balik kertas doa itu ada doa pribadi, pergumulan keluarga, doa untuk bencana yang baru terjadi, bahkan juga untuk konflik di Timur Tengah,” jelas Ruben.

Sejalan dengan pesan Natal tersebut, Gereja Immanuel juga terlibat aktif dalam aksi kemanusiaan bagi korban bencana di Sumatera. Ruben menuturkan, pihaknya telah membuka penggalangan dana khusus melalui ibadah dan menyalurkan bantuan logistik sejak sekitar sebulan lalu.

“Bantuan tersebut kami kirim bekerja sama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Pelabuhan Belawan dan sudah diterima oleh warga terdampak di Aceh, Sibolga, dan Sumatera Barat,” tandasnya. (P-*r/Zamir Ambia)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan