Tidur berperan penting menjaga fungsi otak manusia

Armin Mandika
Rabu, 30 September 2026
KESRA 0 86
2 menit membaca

PRIORITAS, 30/9/26 (Jakarta): Memiliki peran penting dalam menjaga fungsi otak, termasuk membantu memperbaiki sel saraf dan memperkuat memori. Itulah manfaat tidur.


Menurut dokter Spesialis Neurologi dr. Oktaviana Niken P., Sp.N., DAIFIDN., MMRS., FNR., AIFO-K., kualitas tidur perlu diperhatikan karena gangguan tidur dapat berkaitan dengan berbagai kondisi yang memengaruhi aktivitas sehari-hari.

“Jadi tidur bukan sekadar waktu istirahat, melainkan proses penting bagi otak untuk memperbaiki sel saraf dan memperkuat memori,” katanya dalam keterangannya, Rabu.

Adapun gangguan tidur dapat muncul dalam berbagai bentuk, termasuk insomnia dan gangguan lainnya. Kondisi tersebut juga dapat disertai keluhan seperti mudah lelah, sulit berkonsentrasi, mudah lupa, hingga gangguan suasana hati.


Dikatakannya, gaya hidup masyarakat urban dengan waktu istirahat yang minim, penggunaan gawai berlebihan, serta tekanan pekerjaan juga disebut dapat berdampak terhadap kesehatan otak apabila berlangsung dalam jangka panjang.

Dikatakan dr. Oktaviana, pemeriksaan sejak dini dapat membantu menentukan penanganan yang sesuai. Salah satu pemeriksaan yang dapat digunakan adalah quantitative electroencephalography (qEEG) atau brain mapping untuk memetakan aktivitas gelombang otak.

Gangguan tidur

Untuk pemeriksaan tersebut dapat memberikan gambaran pola aktivitas otak yang berkaitan dengan gangguan tidur, stres, maupun risiko penurunan fungsi kognitif.

Tak hanya pemeriksaan, terdapat pendekatan neurofeedback yang digunakan untuk melatih otak memperbaiki pola gelombang yang tidak seimbang. Pendekatan tersebut ditujukan antara lain untuk mendukung fokus, kualitas istirahat, dan regulasi emosi.

Sementara itu dokter yang berpraktik di Seraphim Medical Centre dan fokus pada functional medicine, dokter Febby Astari, IFMCP, mengatakan program kesehatan otak dan tidur perlu disesuaikan dengan kondisi setiap individu berdasarkan hasil pemeriksaan.

“Jadi Setiap program di Brain Wellness & Sleep Center disusun secara personal berdasarkan hasil pemeriksaan masing-masing klien,” ungkapnya.

Sementara layanan kesehatan otak dan istirahat tersebut tersedia di Brain Wellness & Sleep Center, Seraphim Medical Center, yang merupakan bagian dari Bethsaida Healthcare.

Tak hanya gangguan tidur, layanan tersebut menangani sejumlah keluhan terkait kesehatan otak, seperti brain fog, gangguan fungsi motorik, kelelahan kronis akibat stres, serta risiko penurunan fungsi kognitif dan demensia pada usia produktif maupun lanjut.

Sehingga masyarakat yang mengalami gangguan tidur atau keluhan terkait fungsi otak yang menetap dapat berkonsultasi dengan tenaga medis untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan sesuai kondisi masing-masing.(P-*/am)

 

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan