
Dirut LKBN ANTARA Benny Siga Butarbutar (kanan) berbincang dengan Sekjen OANA Marat Abulkhatin seusai pertemuan Dewan Eksekutif ke-58 Organisasi Kantor Berita Asia-Pasifik (OANA) di Moskow, Rusia, Minggu (20/9/2026). (ANTARA FOTO/Andika Wahyu).PRIORITAS, 21/9/26 (Moscow): Tantangan arus informasi palsu kini menjadi ancaman serius bagi dunia global. Oleh sebab itu, sebanyak 35 kantor berita se-Asia Pasifik menggelar pertemuan penting di Moskow pada Minggu (20/9/2026).

Presiden OANA sekaligus Direktur Jenderal Kantor Berita TASS, Andrey Kondrashov, membuka langsung Rapat Dewan Eksekutif tersebut.
Dalam kesempatan itu, ia memaparkan berbagai agenda strategis. Diskusi berfokus pada langkah bersama untuk memberantas berita bohong serta transformasi digital organisasi. “Dengan membangun aliansi aktif sesama kantor berita kami jadi sama-sama mengetahui ancaman dan peluang kerja sama di kawasan Asia Pasifik,” kata Dirut ANTARA, Benny Butarbutar.
Selanjutnya, berbagai pimpinan kantor berita menggelar dialog informal usai menyetujui seluruh agenda rapat.

Utusan Indonesia memanfaatkan momen ini untuk bertemu pimpinan kantor berita ASEAN seperti Bernama, PNA, dan LNA. Langkah ini bertujuan untuk memperkuat posisi kawasan dalam menghadapi tantangan global.
Bahkan, kantor berita Kyodo dari Jepang dan RSS dari Nepal turut menyatakan minat untuk bergabung.
Oleh karena itu, kolaborasi ini diharapkan mampu memperluas jangkauan berita yang akurat dan tepercaya di tingkat internasional.
Sementara itu, pertemuan di Moskow ini sekaligus menandai peringatan HUT OANA yang ke-65 tahun. Organisasi ini berdiri sejak 1961 atas inisiatif UNESCO demi mendorong pertukaran informasi secara adil.
Sebab, kawasan Asia Pasifik menguasai sekitar dua pertiga arus informasi dunia saat ini.
Dengan posisi yang sangat dominan tersebut, para anggota optimistis mampu menjadi acuan utama berita dunia.“Semestinya dengan posisi OANA yang strategis ini, kantor berita se-Asia Pasifik mampu menjadi penentu arus informasi dunia yang benar dan akurat,” tegas Benny. (P*Ant/Gio R)

