Aceh Tenggara Mencekam! Banjir Bandang Terjang 11 Desa, Kayu dan Batu Luluhlantakkan Rumah

Giovanni Riung
Rabu, 16 September 2026
DAERAH 0 27
2 menit membaca

PRIORITAS, 15/9/26 (Aceh): Gelombang banjir bandang menerjang 11 desa di Kabupaten Aceh Tenggara pada Minggu (13/9/2026) malam. Bahkan, Kepala Pelaksana BPBA Bahron Bakti mengonfirmasi luapan air membawa material kayu dan batu ke permukiman warga. “Dampaknya, banjir bandang membawa material kayu dan batu. Air dan lumpur masuk dan menggenangi rumah warga,” katanyanya di Aceh pada Senin (14/9/2026) seperti dilansir dari Kompas.

Sementara itu, hujan lebat memicu lonjakan debit air pada tiga sungai utama yakni Lawe Bulan, Lawe Kisam, dan Lawe Kinga. Sebab, curah hujan berintensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut sejak sore hari. Selain itu, Kepala Pelaksana BPBA Bahron Bakti menyebutkan dua jembatan penghubung antarkecamatan mengalami kerusakan akibat arus deras. “Akibat banjir ini juga menyebabkan jebolnya beberapa tanggul sungai,” tambahnya di Kutacane.

Selanjutnya, Tim Reaksi Cepat BPBD Aceh Tenggara mengerahkan satu unit ekskavator guna membersihkan material lumpur serta batu. Oleh karena itu, petugas memusatkan pembersihan fasilitas jalan di lima kecamatan terdampak. Langkah penanganan cepat ini memulihkan akses transportasi darat yang sempat terputus total.

Bukan hanya itu, petugas posko menginventarisasi jumlah korban serta bangunan rusak di Desa Pulonas hingga Kuta Lesung. Di sana, debit air mulai surut secara perlahan setelah menerjang ratusan rumah penduduk. Sebab itu, pemerintah daerah menyalurkan bantuan logistik darurat kepada para pengungsi.

BPBD Aceh Tenggara menurunkan tim kaji cepat ke lokasi bencana di sepanjang aliran sungai. Petugas gabungan membersihkan sisa kayu dan batu di kawasan permukiman warga. (P-Gio R)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025